Kompas.com - 21/07/2017, 16:28 WIB
EditorPascal S Bin Saju

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah melarang warga negaranya untuk melakukan perjalanan ke Korea Utara (Korut).

Informasi itu disampaikan oleh dua agen perjalanan wisata ke Korut, yakni Koryo Tours dan Young Pioneer Tours, Jumat (21/7/2017), seperti diberitakan BBC News.

Kedua agen perjalanan tersebut mengatakan bahwa larangan itu akan diumumkan pada 27 Juli ini dan akan mulai berlaku efektif 30 hari kemudian.

Washington belum mengkonfirmasi berita tersebut. Young Pioneer Tours adalah agen yang membawa mahasiswa AS, Otto Warmbier, ke Korut.

Baca: Mahasiswa AS yang Dibebaskan Korut, Sudah Setahun dalam Kondidi Koma

Warmbier kemudian ditangkap dan dipenjara selama 15 tahun, namun kemudian dipulangkan dalam keadaan koma ke AS pada Juni 2017 dan meninggal beberapa hari kemudian.

Perusahaan yang berbasis di China tersebut kemudian mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan lagi membawa pengunjung dari AS ke Korut.

"Kami baru saja diberitahu bahwa pemerintah AS tidak akan mengizinkan warga AS mengujungi Republik Demokratik Rakyat Korea (nama resmi Korut),” demikian agen perjalanan itu dalam pernyataannya, Jumat (21/7/2017).

Baca: Mahasiswa AS yang Dipulangkan dari Korut Tiba di Kampung Halamannya

"Diharapkan larangan itu akan mulai berlaku pada hari ke-30 setelah 27 Juli. Setelah 30 hari masa tenggang, pemerintah takkan memberikan paspor kepada setiap warga AS yang mau pergi ke Korut."

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.