Kompas.com - 19/07/2017, 21:33 WIB
Partai Komunis China. ShanghaiistPartai Komunis China.
|
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang pejabat tinggi Partai Komunis China mengatakan, anggota partai harus melepaskan kepercayaan dan agama yang mereka peluk.

"Anggota partai seharusnya tak memiliki kepercayaan agama, yang merupakan aturan bagi seluruh anggota partai," kata Wang Zuoan, direktur Badan Negara Urusan Keagamaan (SARA).

"Anggota partai haruslah seorang Marxis ateis, mematuhi aturan partai, dan memegang teguh keyakinan partai,' tambah Zhang lewat artikel yang dimuat Qiushi Journal, majalah resmi Komite Sentral Partai Komunis.

Baca: Xi Jadi Pemimpin Inti Partai Komunis, Setara dengan Mao dan Deng

Para para pejabat partai yang memeluk agama, masih kata Wang, harus melepaskan keyakinannya dan mereka yang menolak akan diganjar sanksi dari partai.

Wang menambahkan, petinggi partai juga dilarang mendukung atau terlibat dalam kegiatan keagamaan dengan mengatasnamakan pembangunan ekonomi atau keberagaman.

Wang menambahkan, banyak kekuatan asing yang menggunakan agama untuk menginfiltrasi China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, ekstremisme dan kegiatan keagamaan ilegal muncul di sejumlah daerah yang menurut Wang membahayakan keamanan dan stabilitas nasional.

"Sangat penting untuk selalu diingatkan bahwa anggota partai tak boleh memeluk agama. Sebagian orang yang mendukung keyakinan beragama dalam partai sama saja dengan melecehkan nilai-nilai partai yang berbasis dialektika materialisme," kata Zhu Weiqun, ketua Komite Etnis dan Keagamaan Partai Komunis China.

Kepada harian Global Times, Selasa (18/7/2017), Zhu mengatakan,sekali saja nilai-nilai partai rusak maka kesatuan dan kebijakan dasar partai terkait masalah keagamaan akan hancur.

Baca: Anggota Partai Komunis China Dilarang Gabung Klub Golf

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.