Kompas.com - 19/07/2017, 19:30 WIB
|
EditorErvan Hardoko

ADEN, KOMPAS.com - Koalisi pimpinan Arab Saudi melarang sebuah pesawat bantuan PBB yang membawa sejumlah jurnalis masuk ke wilayah Yaman.

"Koalisi melarang pesawat PBB dari Djibouti menuju Sanaa pada Selasa karena di dalam pesawat ada sejumlah wartawan BBC,"kata Saleh Humedi, pejabat kementerian informasi Yaman, Rabu (19/7/2017).

Arab Saudi memimpin koalisi militer pro-pemerintah yang memerangi pemberontak Huthi yang disokong Iran untuk mengendalikan negeri miskin itu.

Koalisi pimpinan Saudi memberlakukan embargo lalu lintas udara di wilayah yang dikuasai kelompok Huthi dan sekutunya yaitu pasukan loyalis mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

Baca: Serangan Udara terhadap Sebuah Pasar di Yaman, 24 Tewas

Dilarang masuknya pesawat PBB ke Yaman meski semua penumpang di dalamnya telah memiliki visa yang diharusnya dibenarkan organisasi dunia itu.

"Kami mengonfirmasi bahwa koalisi membatalkan pesawat PBB dari Djibouti menuju Sanaa karena ada tim BBC dalam manifes penumpang," kata Ahmed Ben Lassoued, juru bicara kantor kordinasi kemanusiaan PBB, UNOCHA.

"Koalisi meminta agar penerbangan itu dijadwalkan ulang tanpa membawa jurnalis," tambah Ben Lassoued.

Padahal, lanjut Ben Lassoued, para jurnalis itu sudah mendapatkan visa dari kedua pihak yang berkonflik di Yaman serta sudah melaporkan rencana mereka kepada koalisi Saudi.

Kementerian Informasi pemerintah Yaman yang berada di kota Aden mengatakan, pihaknya kecewa dengan upaya PBB membawa jurnalis dalam penerbangan itu.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.