Kompas.com - 18/07/2017, 18:32 WIB
|
EditorErvan Hardoko

Linda, yang kini bernama Umm Maryam, kemungkinan besar masuk ke Mosul sebelum militer Irak melancarkanm operasi besar untuk merebut kembali kota itu.

Sementara itu, pemerintah negara bagian Saxony di ibu kota Dresden mengatakan, Linda kini tengah menjalani pemeriksaan terkait keterlibatannya dalam persiapan aksi kekerasan di negara bagian itu.

Namun, penyelidikan atas diri Linda ditunda karena perempuan itu tak berada di Jerman.

Selain Linda, dikabarkan empat perempuan asal Jerman juga ditemukan pasukan Irak pekan lalu di dalam terowongan yang dibangun ISIS.

Pasukan Irak mengatakan, di lokasi keempat perempuan Jerman itu mereka juga menemukan senjata api dan sabuk bom bunuh diri yang kemungkinan akan digunakan untuk menyerang prajurit Irak.

Baca: Setelah Mosul Direbut Kembali, Berakhirkah Perang Melawan ISIS?

Mereka adalah bagian dari kelompok pejuang perempuan yang terdiri dari 20 orang yang berasal dari Rusia, Turki, Kanada, dan Chechnya.

Sejauh ini belum diperoleh kabar apakah para perempuan itu akan dideportasi ke Jerman atau tetap ditahan pasukan Irak.

Namun, awal tahun ini, seorang hakim senior Irak mengatakan, bahwa seluruh warga asing yang menjadi anggota ISIS akan diadili di Irak.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Telegraph
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.