Kompas.com - 14/07/2017, 18:57 WIB
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Duta besar Irak di Abdullah Hasan Salih mengakui meski terusir dari kota Mosul, ISIS belum sepenuhnya hancur.

Dubes Salih menegaskan, anggota kelompok militan itu masih ada di beberapa daerah di Irak seperti kota Al Hawija.

Namun, hilangnya Mosul yang didaulat sebagai ibu kota Kekalifahan Islam yang diproklamasikan Abu Bakr al-Baghdadi akan menjadi pukulan bagi moral ISIS yang diharapkan semakin melemahkan kelompok itu.

"Strategi kami adalah menghancurkan pusat kekuatan ISIS yaitu di Mosul sebelum kami membebaskan daerah lainnya seperti Diyala, Salahedin, dan Anbar," ujar Salih, Jumat (14/7/2017).

Baca: Dubes Irak: Usai Mengusir ISIS, Kami Harus Bangun Kembali Mosul

"Untuk saat ini angkatan darat Irak baru menduduki Mosul, ibu kota Kekalifahan ISIS," tambah Salih.

Kini, lanjut Salih, perang yang dijalani Irak sudah bergeser menjadi perang mental dan pemikiran untuk menghilangkan doktrin ekstremisme yang diusung ISIS selama ini.

"Kami tak pernah mengenal ideologi, ekstremisme, dan radikalisme seperti yang ditunjukkan ISIS selama ini," papar Salih.

Irak pernah menjadi ibu kota Kekilafahan Islam selama 800 tahun dan Irak tak pernah memiliki pengalaman memerintah rakyatnya dengan cara menebar ketakutan.

Salih menegaskan, pemerintah Irak mempersiapkan beberapa cara untuk mengubah ideologi orang-orang yang sempat menjadi bagian dari ISIS.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.