Teroris Maute Takluk, Kapan Status Darurat Militer di Marawi Dicabut?

Kompas.com - 14/07/2017, 15:19 WIB
Menteri Anggaran Benjamin Diokno, Jurubicara Presiden Ernesto Abella dan Jurubicara AFP Restituto Padilla dalam acara briefing media di Istana Malacanan, Manila, Jumat (14/7/2017). NESTOR CORRALES / INQUIRER.netMenteri Anggaran Benjamin Diokno, Jurubicara Presiden Ernesto Abella dan Jurubicara AFP Restituto Padilla dalam acara briefing media di Istana Malacanan, Manila, Jumat (14/7/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

MANILA, KOMPAS.com - Pihak militer Filipina menegaskan, status darurat militer yang diberlakukan di Marawi dan Mindanao belum akan dicabut hingga Presiden Rodrigo Duterte menyampaikan State of the Nation Address (Sona) kedua, 24 Juli mendatang.

Pemerintah memerlukan 10-15 hari untuk mendapatkan kembali kendali atas bangunan di Kota Marawi, yang diduduki teroris Maute.

Hal itu diungkapkan Jurubicara Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) Restituto Padilla Jr, seperti dikutip Inquirer.

Padilla juga mengungkapkan, ada sekitar 600 bangunan belum dibuka di Kota Marawi. Saat ini, pasukan militer membersihkan rata-rata 40 sampai 50 bangunan per hari.

"Ya, jadi kita masuk dalam 10-15 hari Presiden. Tapi, 10-15 hari di luar Sona, jadi jangan berharap hal itu terjadi sebelum Sona," kata dia kepada media di Istana Malacañang, Jumat (14/7/2017).

Baca: Rekonstruksi Marawi, Arsitek Dunia Asal Filipina Beri Bantuan Gratis

Pada Rabu lalu, Duterte mengatakan, ia membutuhkan waktu 15 hari lagi untuk menyelesaikan krisis di Marawi.

Batas waktu itu ditentukannya sendiri, dan melampaui batas 60 hari darurat militer di Mindanao, yang akan berakhir pada 22 Juli.

Padilla bungkam saat ditanya apakah militer merekomendasikan perpanjangan darurat militer mengingat situasi di Kota Marawi.

"Saat ini, penilaiannya ada pada tahap kesimpulan, dan akan diberikan kepada Kepala Staf yang kemudian akan melakukan pemeriksaan atas rekomendasi tersebut."

Baca: Duterte Ancam Penjarakan Para Pengkritik Darurat Militer di Marawi

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X