Digerogoti Kanker, Peraih Nobel Perdamaian Liu Xiaobo Tutup Usia

Kompas.com - 13/07/2017, 20:53 WIB
Liu Xiaobo meraih Nobel Perdamaian 2010 namun tidak bisa menerimanya langsung dan dia diwakili oleh sebuah kursi kosong. LIU XIA / HANDOUT VIA BBC INDONESIALiu Xiaobo meraih Nobel Perdamaian 2010 namun tidak bisa menerimanya langsung dan dia diwakili oleh sebuah kursi kosong.
EditorGlori K. Wadrianto

BEIJING, KOMPAS.com - Peraih penghargaan Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo, meninggal dunia di usia 61 tahun, Kamis (13/7/2017), di rumah sakit Shenyang, China.

Pembangkang China itu dibebaskan dari penjara dengan alasan kemanusiaan. Liu didiagnoasa menderita penyakit kanker hati dalam stadium lanjut.

Updated: Akhir Perjalanan Liu Xiaobo, Pembangkang China yang Dibela Dunia...

Liu yang merupakan pegiat hak asasi di Cina masuk penjara tahun 2009, karena dinyatakan bersalah dalam dakwaan subversi.

Dia menyerukan reformasi demokrasi di negara dengan sistem partai tunggal itu.

Kabar meninggalkan Liu diungkapkan sejumlah pejabat di China, seperti dilansir kantor berita BBC.  

Banyak negara mendesak Pemerintah China untuk memberikan kebebasan bagi Liu untuk menjalankan perawatan di luar negeri.

Terakhir, Pemerintah Jerman menyatakan siap untuk memberikan perawatan untuk Liu Xiaobo.

Baca: Jerman Siap Rawat Peraih Nobel Perdamaian Liu Xiaobo

Kemarin, Liu dikabarkan menderita gagal napas setelah sebelumnya juga disebut mengalami gagal organ, akibat jalaran kanker hati yang dideritanya.

Salah satu teman keluarga Liu mengatakan kepada AFP, dia telah mengirim surat dari istri Liu kepada Pemerintah AS dan Jerman, yang menyatakan keinginan pasangan tersebut untuk meninggalkan China.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X