Kompas.com - 13/07/2017, 12:12 WIB
. ..
EditorPascal S Bin Saju

KIGALI, KOMPAS.com – Sekelompok tentara mendatangi rumah Fulgence Rukundo, warga di sebuah desa di Rwanda barat pada suatu pagi dan menuduhnya mencuri seekor sapi.

Mereka lalu mengangkat satu potongan besar bangkai sapi dan menaruhnya di kedua pundak Rukundo. Kepala sapi mati itu juga ditaruh di atasnya.

Tak berapa lama setelah itu, para tentara itu menggiring Rukundo ke sebuah perkebunan pisang dan menembaknya mati.

Kejadian itu diceritakan oleh saksi mata kepada aktivis Human Rights Watch (HRW) yang merilis laporannya itu pada Kamis (13/7/2017) ini, seperti dilaporkan Agence France-Presse.

Organisasi pegiat HAM menyebutkan, pasukan keamanan Rwanda mengeksekusi 37 terduga pelaku kejahatan tanpa proses hukum, termasuk Rukundo. Empat terduga lainnya hilang.

Baca: PBB: Dunia, Petiklah Pelajaran Setelah 20 Tahun Pembantaian Rwanda

Setelah diambil dari rumahnya, Rukundo diperlihatkan di depan umum, dengan ratusan penduduk desa menyaksikan kejadian mengerikan itu, setelah wali kota menuduhnya mencuri sapi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua pencuri harus dibunuh," kata wali kota tersebut sebagaima dituturkan kembali oleh seorang saksi mata yang ikut menyaksikan bagaimana Rukundo diperlakukan.

Tak lama setelah diperolok di depan warga, Rukundo menandatangani selembar kertas, lalu tentara kemudian membawanya pergi ke kebun pisang dan menembaknya mati.

Pemerintah tidak bersedia mengomentari laporan yang dikeluarkan sehari sebelum dimulainya kampanye untuk Pemilu 4 Agustus di mana Presiden Paul Kagame berambisi untuk berkuasa lagi tiga periode ketiga masa jabatannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X