Kompas.com - 11/07/2017, 16:37 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MANILA, KOMPAS.com - Empat orang dari Kota Marawi, Filipina selatan, diamankan petugas di terminal III Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA), Senin siang kemarin. 

Mereka dicegah dan tak bisa meninggalkan Filipina. Semula, keempat penumpang tersebut dijadwalkan berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, dalam penerbangan komersial.

Baca: Di Tengah Gemuruh dan Suara Bom, Balai Kota Marawi Kembali Beroperasi

Namun, saat petugas imigrasi melihat visa Pakistan yang baru dikeluarkan di paspor mereka, tindakan pun segera diambil.

Seperti dikutip dari laman ABS-CBN News disebutkan, para pria tersebut berasal dari Kota Marawi, dan mengaku akan berlibur.

Pencegahan ini terjadi hampir bersamaan dengan pencegahan tujuh penumpang lain yang diduga terkait dengan kelompok Maute.

Tujuh penumpang itu dicegah NAIA di hari yang sama.

Sementara, keempat orang dari Marawi tersebut mengaku hendak berwisata lewat Malaysia, namun mereka gagal menunjukkan jadwal perjalanan mereka.

Keempat pria tersebut juga gagal mendapatkan tiket penerbangan ke Pakistan dari Malaysia.

Red Narinas, Kepala Divisi Operasi Imigrasi setempat, mengatakan, langkah yang mereka lakukan sesuai dengan standar prosedur operasi.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.