Kompas.com - 11/07/2017, 15:33 WIB
PM Irak Haider al-Abadi mengunjungi kota Mosul yang direbut kembali pasukan pemerintah pada Minggu (9/7/2017). Handout / Iraqi Federal Police / AFP PM Irak Haider al-Abadi mengunjungi kota Mosul yang direbut kembali pasukan pemerintah pada Minggu (9/7/2017).
EditorPascal S Bin Saju

BAGHDAD, KOMPAS.com - Komandan senior pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak memperingatkan, perang melawan kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) belum berakhir, walaupun kemenangan "bersejarah" sudah diumumkan di Mosul.

Letnan Jenderal Stephen Townsend mengatakan kepada BBC, bahwa masih ada bayak teroris ISIS di Irak.

Dia mengatakan, pemerintah Irak saat ini harus merangkul kaum Sunni untuk ikut berperan menghentikan langkah kelompok ISIS tersebut agar tidak memperbaharui diri.

"Jika kita ingin menjaga agar tidak muncul ISIS versi kedua, pemerintah Irak harus melakukan sesuatu yang berbeda," katanya, seperti dirilis BBC, Selasa (11/7/2017).

"Mereka harus merangkul dan berdamai dengan penduduk Sunni, dan membuat mereka merasa terwakili dengan pemerintahan di Baghdad."

Baca: Perang Lawan ISIS di Mosul Berlanjut meski Irak Rayakan Kemenangan

Sebelumnya, Perdana Menteri  Haider al-Abadi secara resmi mengumumkan kemenangan atas kelompok ISIS di Mosul, Irak utara, setelah bertempur selama sembilan bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikelilingi tentara Irak yang terlihat bergembira, Abadi mengibarkan bendera nasional Irak seraya mengumumkan "runtuhnya negara teroris yang penuh kebohongan".

Dalam pertempuran merebut Mosul yang disebut sebagai pertempuran paling sengit sejak Perang Dunia II, pasukan Irak mendapat bantuan koalisi pimpinan AS baik di udara maupun darat.

Di tempat terpisah, Presiden AS Donald Trump mengirim ucapan selamat kepada rekannya dari Irak, dengan mengatakan bahwa Mosul telah "dibebaskan dari mimpi buruknya yang panjang di bawah cengkeraman ISIS".

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.