Kompas.com - 10/07/2017, 14:18 WIB
EditorPascal S Bin Saju

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Selatan (Korsel) telah merilis apa yang disebutnya sebagai rekaman pertama "wanita penghibur" (Jugun ianfu) yang dipaksa bekerja sebagai budak seks oleh tentara Jepang selama Perang Dunia (PD II.

Difilmkan oleh tentara Amerika Serikat (AS) di China, klip tersebut ditemukan oleh tim peneliti dari Universitas Nasional Seoul – yang didanai pemerintah Korsel - di arsip milik pemerintah AS.

Video berurasi 18 detik tersebut menunjukkan sejumlah perempuan terlihat berbaris dan berbicara dengan seorang tentara China.

Pegiat HAM Korsel memperkirakan 200.000 perempuan dipaksa menjadi budak seks oleh tentara Jepang selama PD II.

Para perempuan itu diyakini tidak hanya berasal dari Korea, tapi juga dari China, Indonesia, Filipina, dan Taiwan.

Baca: Seoul Minta Tokyo Hati-hati Gunakan Isu "Wanita Penghibur"

Sampai saat ini, satu-satunya catatan perempuan yang dipaksa menjadi budak seks oleh tentara Jepang selama PD II  adalah foto-foto dan kesaksian para penyintas.

Patung “wanita penghibur”

Tim peneliti mengatakan rekaman tersebut direkam oleh tentara gabungan AS-China di provinsi Yunnan, China, yang sebelumnya diduduki oleh Jepang.

Ketujuh wanita Korea itu dibebaskan pada 1944 dan petugas yang berbicara dengan mereka telah diidentifikasi sebagai seseorang yang berpangkat kapten dari pasukan gabungan China-AS, kata tim tersebut.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.