PM Irak Nyatakan Kota Mosul Sudah Direbut Kembali dari Tangan ISIS

Kompas.com - 09/07/2017, 19:48 WIB
Sekelompok prajurit Irak berfoto bersama di Kota Tua Mosul setelah tugas mereka merebut kota itu dari tangan ISIS dinyatakan telah berakhir dengan kemenangan. AHMAD AL-RUBAYE / AFP Sekelompok prajurit Irak berfoto bersama di Kota Tua Mosul setelah tugas mereka merebut kota itu dari tangan ISIS dinyatakan telah berakhir dengan kemenangan.
|
EditorErvan Hardoko

MOSUL, KOMPAS.com - Perdana menteri Irak Haider al-Abadi, Minggu (9/7/2017), mengumumkan kemenangan dalam pertempuran merebut kota Mosul dari tangan ISIS.

"PM Abadi tiba di kota Mosul yang sudah dibebaskan dan mengucapkan selamat kepada para pejuang dan rakyat Irak yang sudah mencapai kemenangan besar ini," demikian pernyataan kantor PM  Irak.

Pernyataan ini kemungkinan besar mengakhiri operasi militer besar-besaran yang digelar sembilan bulan lalu untuk merebut kota terbesar kedua Irak.

Kota Mosul menjadi penting nilainya bagi ISIS karena di Masjid Raya Al-Nuri pemimpin kelompok itu Abu Bakr al-Baghdadi memproklamasikan kekalifahannya sekitar tiga tahun lalu.

Baca: Rebut Masjid Agung Nuri di Mosul, Irak Nyatakan ISIS Sudah Hancur

Selama hampir tiga tahun ISIS menguasai Mosul dan nyaris separuh wilayah Irak. Namun, kondisi berbalik setelah Amerika Serikat dan para sekutunya membantu Irak dengan menggelar operasi serangan udara.

Sedikit demi sedikit, pasukan Irak yang dibantu berbagai milisi bersenjata dan pasukan Peshmerga Kurdi merebut wilayah negeri itu yang dicaplok ISIS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sembilan bulan lalu, Irak akhirnya menggelar serangan besar-besaran untuk merebut kota Mosul yang dibelah Sungai Tigris itu.

Setelah melalui pertempuran brutal yang menewaskan ribuan orang di kedua belah pihak, pasukan Irak berhasil memojokkan ISIS di Kota Tua Mosul.

Pernyataan kemenangan Irak ini seakan menandai keruntuhan ISIS dan kekalifahannya. Sementara di Suriah, pasukan pemberontak dukungan AS juga mengepung Raqqa, yang didaulat sebagai ibu kota kekalifahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.