Lewati Kerumunan Demonstran dengan Santai, Pengantar Pizza Tuai Pujian

Kompas.com - 09/07/2017, 17:56 WIB
Sebelum menembus kerumunan pengunjung rasa sang pengantar pizza harus menembus barikade polisi yang mengamankan KTT G20 di Hamburg, Jerman. MirrorSebelum menembus kerumunan pengunjung rasa sang pengantar pizza harus menembus barikade polisi yang mengamankan KTT G20 di Hamburg, Jerman.
EditorErvan Hardoko

HAMBURG, KOMPAS.com - Seorang pengantar pizza mendapat pujian setelah dengan tenang menerobos kerumunan pengunjuk rasa KTT G20 di Hamburg, Jerman demi menjalankan tugasnya.

Sebuah rekaman video memperlihatkan sang pengantar pizza yang mengendarai sebuah sepeda motor "bebek" dengan tenang melintasi unjuk rasa "Selamat Datang di Neraka" yang sudah mengakibatkan belasan orang terluka.

"Orang itu harus dapat kenaikan gaji," kata seorang pengguna Twitter usai menyaksikan aksi si pengantar pizza.

Apalagi, sebelum menembus kerumunan pengunjuk rasa, si pengantar pizza menghampiri barikade polisi antihuru-hara untuk mengantarkan pesanan.

Baca: Sulitnya Jadi Pengantar Pizza di Kota Baghdad

"Tak semua pahlawan harus mengenakan jubah. Beberapa malah membawa kotak pizza," ujar seorang netizen yang menonton rekaman itu di situs Reddit.

"Sejujurnya, saya akan memberi tip lebih saat tahu sang pengantar melakukan apapun demi mengantar pizza di bawah 30 menit," ujar netizen lainnya.

Namun, seorang netizen berpendapat kemungkinan aksi pengantar pizza itu adalah bagian adegan sebuah iklan.

"Kami pernah menyaksikan film iklan Pepsi seperti ini," ujar seorang netizen.

Para aktivis anti-globalisasi berunjuk rasa di sepanjang gelaran KTT G20, membuat barikade, menjarah supermarket, serta menyerang polisi dengan menggunakan ketapel dan bom molotov.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X