Abaikan Trump, Pemimpin G20 Sepakat Lanjutkan Kesepakatan Iklim Paris

Kompas.com - 09/07/2017, 11:21 WIB
Para pemimpin negara-negara anggota Kelompok 20 (G20) dan pasangan mereka berpose bersama pada saat KTT G20 di Hamburg, Jerman, Jumat (7/7/2017). Lukas Coch/AAPPara pemimpin negara-negara anggota Kelompok 20 (G20) dan pasangan mereka berpose bersama pada saat KTT G20 di Hamburg, Jerman, Jumat (7/7/2017).
EditorErvan Hardoko

BERLIN, KOMPAS.com - Para pemimpin negara-negara G20 yang hadir dalam KTT di Jerman sepakat memperbarui komitmen untuk melaksanakan kesepakatan Paris tentang perubahan iklim, walaupun AS mencabut dukungannya.

Pembahasan mengenai perubahan iklim ini sempat buntu pada hari terakhir, tetapi akhirnya berhasil dicapai kesepakatan.

Mereka mengakui sikap AS yang mundur dari kesepakatan Paris, tetapi tidak mengurangi komitmen negara-negara lainnya.

Pernyataan resmi KTT G20 yang diumumkan pada Sabtu (8/7/2017) mengatakan: "Kami mencatat keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari Persetujuan Paris."

Baca: Trump Terancam Dikucilkan Saat KTT G20 di Hamburg

Meski demikian, para pemimpin G20 lainnya menyatakan kesepakatan yang dilakukan negara-negara dunia untuk membatasi kenaikan suhu global "tidak dapat diubah".

Dalam konferensi pers penutupnya, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan dia masih menyesalkan sikap Presiden AS Donald Trump terhadap kesepakatan Paris, tetapi dia "bersyukur" 19 negara lainnya menentang upaya negosiasi ulang.

Pernyataan bersama itu juga mengatakan, AS akan "berusaha bekerja sama dengan negara lain untuk membantu mereka mengakses dan menggunakan bahan bakar fosil dengan lebih bersih dan efisien".

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron masih berharap bisa meyakinkan Presiden Trump untuk mengubah pikirannya.

"Saya tidak pernah putus asa untuk meyakinkannya karena saya pikir ini adalah tugas saya," ujar Macron.

Dia mengumumkan, Paris akan menjadi tuan rumah KTT pada 12 Desember yang diharapkannya dapat membuat kemajuan lebih lanjut dalam kesepakatan iklim serta masalah pembiayaannya.

Baca: Presiden Trump Keluarkan AS dari Kesepakatan Iklim Paris

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X