Kompas.com - 07/07/2017, 15:37 WIB
EditorPascal S Bin Saju

HAMBURG, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terancam dikucilkan di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 Negara (G20) pada Jumat (7/7/2017) sampai Sabtu (8/7/2017) atas sikap skeptisnya terhadap masalah perubahan iklim.

Hal itu disampaikan oleh Kanselir Jerman Angela Merkel yang juga menegaskan bahwa banyak negara lain di dunia bertekad mengimplementasikan kesepakatan iklim Paris.

Trump mengancam bahwa AS akan mundur dari kesepakatan yang diteken pada 2015 tersebut, tetapi "banyak negara lain ingin mengimplementasikannya," ujar Merkel kepada awak media, seperti dikutip dari kantor berita Perancis, AFP.

Baca: Beberapa Kesepakatan Konferensi Perubahan Iklim Paris

Upaya pengentasan perubahan iklim merupakan isu utama yang dibahas oleh para pemimpin dunia dalam KTT G20 di kota pelabuhan Hamburg sebagai upaya untuk mencari solusi bersama.

Merkel mengatakan pembicaraan mengenai isu tersebut tidak mudah dengan Trump, yang pernah menyebut isu perubahan iklim sebagai tipu daya China.

Menjelang KTT, para juru runding dari G20, kelompok negarara bekekuatan ekonomi terbesar di dunia, berusaha keras mencapai kesepakatan pemberitahuan akhir yang resmi.

Baca: Jelang KTT G20 di Hamburg, Pecah Bentrok antara Polisi dan Pendemo

Narasumber terkait mengungkapkan bahwa komunike itu akan merefleksikan sikap antara AS dan 19 negara anggota lainnya dan menegaskan bahwa kesepakatan iklim Paris sudah tidak bisa diganggu gugat meski Trump mengusulkan perundingan baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANT/AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.