Trump Terancam Dikucilkan Saat KTT G20 di Hamburg

Kompas.com - 07/07/2017, 15:37 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel mengajak Trump untuk berjabat tangan, tetapi Trump tak meresponsnya, tampak dingin tanpa menyahut atau menoleh ke arah timpalannya itu, saat bertemua di Washington DC, 17 Maret 2017. ReutersKanselir Jerman Angela Merkel mengajak Trump untuk berjabat tangan, tetapi Trump tak meresponsnya, tampak dingin tanpa menyahut atau menoleh ke arah timpalannya itu, saat bertemua di Washington DC, 17 Maret 2017.
EditorPascal S Bin Saju

HAMBURG, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terancam dikucilkan di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 Negara ( G20) pada Jumat (7/7/2017) sampai Sabtu (8/7/2017) atas sikap skeptisnya terhadap masalah perubahan iklim.

Hal itu disampaikan oleh Kanselir Jerman Angela Merkel yang juga menegaskan bahwa banyak negara lain di dunia bertekad mengimplementasikan kesepakatan iklim Paris.

Trump mengancam bahwa AS akan mundur dari kesepakatan yang diteken pada 2015 tersebut, tetapi "banyak negara lain ingin mengimplementasikannya," ujar Merkel kepada awak media, seperti dikutip dari kantor berita Perancis, AFP.

Baca: Beberapa Kesepakatan Konferensi Perubahan Iklim Paris

Upaya pengentasan perubahan iklim merupakan isu utama yang dibahas oleh para pemimpin dunia dalam KTT G20 di kota pelabuhan Hamburg sebagai upaya untuk mencari solusi bersama.

Merkel mengatakan pembicaraan mengenai isu tersebut tidak mudah dengan Trump, yang pernah menyebut isu perubahan iklim sebagai tipu daya China.

Menjelang KTT, para juru runding dari G20, kelompok negarara bekekuatan ekonomi terbesar di dunia, berusaha keras mencapai kesepakatan pemberitahuan akhir yang resmi.

Baca: Jelang KTT G20 di Hamburg, Pecah Bentrok antara Polisi dan Pendemo

Narasumber terkait mengungkapkan bahwa komunike itu akan merefleksikan sikap antara AS dan 19 negara anggota lainnya dan menegaskan bahwa kesepakatan iklim Paris sudah tidak bisa diganggu gugat meski Trump mengusulkan perundingan baru.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANT/AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X