Kompas.com - 05/07/2017, 18:37 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Pihak berwenang di Doha telah menanggapi tuntutan tersebut tetapi tidak mengumumkannya secara rinci kepada pubilk.

Baca: Efek Krisis Diplomatik, Pasukan Qatar Keluar dari Koalisi Arab Saudi

Namun, Qatar mengatakan tuntutan tersebut telah melanggar hukum internasional.

Pada Selasa (4/7/2017), Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdul Rahman al-Thani menggambarkan tuntutan tersebut sebagai hal yang tidak realistis.

"Ini bukan tentang terorisme, ini tentang upaya membunuh kebebasan berbicara," katanya.

Keempat negara tersebut menuduh Doha memberi tempat kepada berbagai kelompok Islam radikal, yang dianggap sebagai organisasi teroris – ISIS, Al Qaeda, Hamas, dan Ikhwanul Muslimin – dan  memberi mereka akses ke saluran satelit Al Jazeera, yang didanai oleh pemerintah Qatar.

Sebuah tuduhan yang sejak awal dibantah Qatar. Bagaimanapun, akibat sanksi tersebut, Iran dan Turki telah memasok bantuan makanan dan kebutuhan pokok lainnya kepada Qatar.

Baca: Krisis Diplomatik di Qatar, Indonesia Harap Ada Rekonsiliasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.