Kompas.com - 04/07/2017, 16:09 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Negara-negara sekutu menuduh Qatar mempromosikan ekstremisme, tuduhan yang jelas dibantah oleh Doha dalam krisis yang telah berjalan selama empat minggu ini.

Baca: Tuntutan Negara Arab kepada Qatar Sulit Dipenuhi

Sebagai gantinya, Qatar menuduh negara-negara lain telah mencoba memaksanya untuk membawa kebijakan luar negerinya sesuai dengan keinginan mereka sendiri.

De Silva adalah mantan jaksa penuntut kejahatan perang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Sierra Leone. Dixon mengkhususkan diri pada hukum internasional, demikian dirilis kantor berita Perancis, AFP.

Doha, Senin (3/7/2017), menanggapi daftar tuntutan dari Arab Saudi dan sekutu-sekutunya setelah mereka sepakat untuk memberikan Doha 48 jam lagi untuk menanggapinya.

Baca: Erdogan Sebut Tuntutan Saudi kepada Qatar Langgar Hukum Internasional

Rincian tanggapan tersebut tidak diungkapkan segera, namun seorang pejabat di negara Teluk itu mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani telah menyampaikannya dalam kunjungan singkat ke Kuwait, mediator krisis tersebut.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir telah mengumumkan pada Senin dini hari bahwa mereka memberikan batas waktu bagi Qatar untuk menyetujui 13 tuntutan yang disampaikan pada 22 Juni.

Baca: Qatar Diberi Tambahan 48 Jam untuk Penuhi Tuntutan Arab Saudi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.