Trump: Hentikan "Omong Kosong" Korut, China Harus Bertindak Tegas

Kompas.com - 04/07/2017, 12:30 WIB
Presiden AS Donald Trump. JIM WATSON / AFP Presiden AS Donald Trump.
EditorGlori K. Wadrianto

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai, sudah saatnya China mengambil tindakan tegas terhadap Korea Utara, setelah lagi-lagi melakukan peluncuran rudal balistik, Selasa (4/7/2017).

Trump mendesak Beijing mengambil tindakan untuk mengakhiri tingkah Korea Utara satu kali dan untuk selamanya.  

Baca: Korea Utara Kembali Luncurkan Misil Balistik

"Apakah orang itu tak punya hal lain yang lebih baik yang harus dilakukan dalam hidupnya?" kata Trump pada Senin malam waktu Washington.

Kaliman Trump tersebut merujuk kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, setelah militer Korea Selatan melaporkan peluncuran rudal balistik di Laut Jepang.

Selanjutnya, pihak Militer AS juga mengkonfirmasi adanya peluncuran tersebut.

"Sulit untuk percaya bahwa Korea Selatan dan Jepang akan bertahan dengan ini lebih lama lagi," tulis Trump di akun Twitter-nya.

"China harus melakukan langkah besar kepada Korea Utara, dan mengakhiri omong kosong ini sekali dan untuk selamanya!"

Seperti yang diberitakan, peluncuran rudal oleh pihak berwenang di Seoul disebut dilakukan dari sebuah lokasi di dekat Panghyon di Provinsi Phyongan sebelah utara.

Uji coba tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah Trump menjadi tuan rumah dalam pertemuan dengan Pemimpin baru Korea Selatan Moon Jae-In di Gedung Putih.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X