Kompas.com - 30/06/2017, 16:15 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel. Matthias Balk / dpa / AFP Kanselir Jerman Angela Merkel.
EditorGlori K. Wadrianto

BERLIN, KOMPAS.com - Jerman melegalisasi pernikahan bagi pasangan sesama jenis di negara itu.

Namun, Kanselir Angela Merkel menentang perubahan yang membuat Jerman bergabung dengan banyak negara barat lain,  yang memberikan hak bagi pasangan gay dan lesbian, termasuk adopsi.

Pemungutan suara untuk rancangan undang-undang ini diajukan oleh kubu rival Merkel, yang menanggapi pernyataan Sang Kanselir awal minggu ini.

Ternyata, ungkapan Merkel melahirkan kebijakan yang berbalik arah, hingga sempat menimbulkan kemarahan dari kubu konservatif di mana dia bernaung.  

Baca: Akankah Jerman Legalkan Pernikahan Sesama Jenis?

Awalnya, Merkel mengizinkan anggota parlemen Partai Demokrat Kristen (MPU) untuk memilih dengan suara hati tanpa harus mengikuti garis partai, terkait RUU tersebut.

Dan ternyata, dalam pemungutan suara pada hari terakhir sebelum masa reses musim panas ini, menunjukkan dominasi persetujuan terhadap RUU tersebut.

Merkel, Jumat (30/6/2017), langsung menegaskan, bahwa dia memilih untuk tetap menentang legalisasi tersebut.

Sebab, dia mengaku yakin bahwa pernikahan hanya dapat terjadi antara pria dan wanita.

"Bagi saya, pernikahan sebagaimana didefinisikan dalam konstitusi Jerman berarti pernikahan antara suami dan istri, dan karena itulah saya memilih menentang aturan UU hari ini," kata Merkel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X