Hormati Idul Fitri, Tentara Filipina Umumkan Gencatan Senjata 8 Jam

Kompas.com - 25/06/2017, 06:00 WIB
Militer Filipina berjalan di sebelah kendaraan lapis baja ringan V-300 mereka setelah menyerang militan pro-ISIS di Kota Marawi, Filipina, Jumat (2/6/2017). Pertempuran berdarah terjadi antara militer Filipina dengan pasukan Maute di Marawi dalam upaya menangkap pemimpin kelompok Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon. AFP PHOTO / TED ALJIBEMiliter Filipina berjalan di sebelah kendaraan lapis baja ringan V-300 mereka setelah menyerang militan pro-ISIS di Kota Marawi, Filipina, Jumat (2/6/2017). Pertempuran berdarah terjadi antara militer Filipina dengan pasukan Maute di Marawi dalam upaya menangkap pemimpin kelompok Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon.
EditorSandro Gatra

MANILA, KOMPAS.com - Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) secara sepihak menyatakan gencatan senjata selama delapan jam di Kota Marawi, Filipina selatan, terhitung mulai Minggu (25/6/2017) pukul 06.00 waktu setempat.

Menurut juru bicara AFP Brigadir Jenderal Restituto Padilla dalam pesan singkatnya kepada para wartawan, militer telah memutuskan untuk menyatakan penghentian serangan militer terhadap milisi-milisi yang berkaitan dengan kelompok ISIS dan bersembunyi di beberapa wilayah Marawi, lapor Xinhua.

"Untuk menghormati perayaan spiritual (Idul Fitri) yang sepantasnya berjalan damai, penuh kesukacitaan, AFP berdasarkan persetujuan Kepala Staf AFP menyatakan menghentikan operasi yang kami jalankan saat ini di kota pada hari itu (Idul Fitri) untuk menunjukkan komitmen kuat kami dan rasa hormat terhadap dunia Muslim, khususnya warga Muslim setempat di Kota Marawi," kata Padilla seperti dikutip Antara.

(baca: Militer Filipina Sebut 89 Teroris Asing Berada di Mindanao

Ia mengatakan, masa yang disebut dengan "jeda kemanusiaan" dalam operasi serangan militer itu "hanya akan mencakup jeda penggunaan kemampuan kami."

Gencatan senjata akan berakhir pada Minggu pukul 14.00 waktu setempat.

Masyarakat Muslim dunia akan merayakan Idul Fitri setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

(baca: TNI Dikhawatirkan Jadi Sasaran Teror jika Ikut Gempur ISIS di Filipina

Pertempuran muncul di Marawi pada 23 Mei ketika para milisi menguasai banyak fasilitas dan rumah di kota itu hingga memaksa militer meluncurkan serangan balasan.

Pertikaian terus berlangsung ketika pasukan pemerintah berupaya menumpas sekitar 100 milisi yang masih bersembunyi di masjid-masjid dan rumah-rumah di beberapa bagian kota.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X