Kompas.com - 24/06/2017, 11:48 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Ancaman itu meningkat dengan kekalahan yang dialami ISIS di Suriah dan Irak.

Baca: Gempur ISIS di Filipina, Indonesia Bersekutu dengan Australia

Laporan-laporan intelijen mengungkapkan, ISIS sedang membangun kekuatan dan mencari lahan baru di luar Irak dan Suriah, termasuk  Filipina selatan untuk kawasan Asia Tenggara.

Mindanao, pulau berpenduduk 22 juta orang, adalah tempat para pemberontak dan bajak laut. Kelompok-kelompok penculik juga tumbuh subur selama berpuluh-puluh tahun di sana.

Sejumlah pakar keamanan mengatakan, berlarut-larutnya pertempuran di Marawi memperlihatkan kegagalan intelijen dan operasi militer Filipina.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.