Satu Korban Tewas di Finsbury Park, Pelaku Serangan Jalani Tes Mental

Kompas.com - 19/06/2017, 11:33 WIB
Sejumlah warga Muslim di London melakukan shalat di sisi trotar di Finsbury Park, setelah terjadi serangan terhadap sejumlah jemaah masjid, Senin (19/6/2017).  AFP/DANIEL LEAL-OLIVASSejumlah warga Muslim di London melakukan shalat di sisi trotar di Finsbury Park, setelah terjadi serangan terhadap sejumlah jemaah masjid, Senin (19/6/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

LONDON, KOMPAS.com - Satu orang tewas dan 10 lainnya cidera akibat serangan yang terjadi terhadap para pejalan kaki di kawasan Finsbury Park, London Utara, Senin dinihari (19/6/2017).

Para pejalan kaki itu adalah umat Muslim yang baru selesai menunaikan ibadah shalat malam di masjid yang ada di kawasan tersebut.

Kini, seperti diberitakan Reuters, petugas kontra-terorisme terjun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan. 

"Seorang pria dinyatakan tewas di lokasi kejadian," demikian bunyi pernyataan tertulis dari pihak Kepolisian Kota London.

Polisi juga menyebutkan, delapan orang dilarikan ke tiga rumah sakit terpisah dan dua orang dirawat di tempat kejadian karena luka ringan.

Seorang sopir van berusia 48 tahun, yang ditahan oleh warga dan lalu diserahkan kepada polisi.

Lelaki itu dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan mental.

Baca: Sejak Teror di London Bridge, Serangan Anti-Muslim Naik 5 Kali Lipat

"Dari jendela, saya mulai mendengar banyak teriakan dan gaduh sekali, terdengar kekacauan di luar. Semua orang berteriak, 'van menabrak orang, van menabrak orang'," kata seorang wanita yang tinggal di seberang lokasi kejadian, kepada BBC.

"Ada van putih ini berhenti di luar masjid Finsbury Park yang sepertinya telah menabraki orang-orang yang usai shalat malam," kata saksi itu.

"Saya tidak melihat penyerang itu, tampaknya dia telah ditangkap, tapi saya memang melihat van itu," sambung perempuan tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X