Kompas.com - 17/06/2017, 06:43 WIB
Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi diduga tewas atau luka parah dalam serang udara AS Jumat (7/11/2014) malam. APPemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi diduga tewas atau luka parah dalam serang udara AS Jumat (7/11/2014) malam.
EditorPascal S Bin Saju

MOSKWA, KOMPAS.com  - Kementerian Pertahanan Rusia, Jumat (16/6/2017), melaporkan, militernya sudah mengonfirmasi bahwa pemimpin kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakar al-Baghdadi dipastikan tewas.

Kepastian itu didasarkan pada hasil pemeriksaan informasi mengenai serangan udara yang dilakukan pada 28 Mei 2017, yang menarget pertemuan “dewan militer” ISIS di pinggiran kota Raqqa, Suriah utara.

"Menurut informasi yang sekarang diperiksa melalui berbagai saluran, turut hadir dalam pertemuan itu adalah pemimpin ISIS, yaitu Abu Bakar al-Baghdadi, yang telah tewas sebagai hasil serangan udara tersebut," demikian informasi pihak Rusia itu melalui media sosial, Facebook.

Sebelumnya Kementerian Pertahanan Rusia belum sepenuhnya yakin, dan mengaku "sedang mengecek informasi" tentang sebuah serangan udara negaranya di dekat Raqqa, Suriah, yang kemungkinan telah membunuh pemimpin ISIS, akhir Mei lalu.

Baca: Ini Kronologi Serangan Rusia Diduga Bunuh Abu Bakar al-Baghdadi

Namun, pada Jumat, Rusia mengonfirmasi bahwa serangan udara itu benar telah menewaskan Baghdadi. Serangan diluncurkan setelah pasukan Rusia di Suriah menerima informasi intelijen sangat sensitif bahwa pertemuan dewan pemimpin ISIS sedang direncanakan.

"Pada 28 Mei, setelah pesawat tak berawak digunakan untuk mengkonfirmasi informasi mengenai tempat dan waktu pertemuan para pemimpin ISIS, antara pukul 00:35 dan 00:45 waktu setempat, Angkatan Udara Rusia melancarkan serangan ke titik yang diperintahkan di mana para pemimpin ISIS berada," catat Kementerian Pertahanan Rusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) yang melawan ISIS mengaku tidak dapat mengkonfirmasi laporan Rusia bahwa Baghdadi mungkin telah terbunuh.

Serangan tersebut diyakini telah membunuh beberapa pemimpin senior dan pemimpin level menengah ISIS.

Sekitar 30 komandan lapangan (pemimpin level menengah) dan lebih dari 300 penjaga pribadi mereka tewas dalam serangan itu, demikian Kementerian Pertahanan Rusia.

Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X