Hari Ini dalam Sejarah: Kosmonot Wanita Pertama Dikirim ke Orbit Bumi

Kompas.com - 16/06/2017, 19:00 WIB
Dari kiri ke kanan Yuri Gagarin, Pavel Popovich, Valentina Tereshkova, dan pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev di Mausoleum Lenin pada 1963.. RIA Novosti archive/WikipediaDari kiri ke kanan Yuri Gagarin, Pavel Popovich, Valentina Tereshkova, dan pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev di Mausoleum Lenin pada 1963..
EditorErvan Hardoko

Setelah melalui serangkaian latihan dan uji coba, tiga calon kosmonot yaitu Tereshkova, Solovyova, dan Ponomaryova menjadi kandidat terbaik.

Misi untuk ketiga kosmonot perempuan itu sudah dirancang untuk terbang ke angkasa luar dalam program Vostok pada Maret atau April 1963.

Awalnya Tereshkoba akan diterbangkan dengan menggunakan Vostok 5 dan Ponomaryova menyusul dengan Vostok 6.

Namun, karena Vostok 5 digunakan kosmonot pria Valery Bykovsky maka hanya satu kosmonot perempuan yang bisa terbang menggunakan Vostok 6.

Komisi Angkasa Luar menominasikan nama Tereshkova sebagai pilot Vostok 6 dalam pertemuan pada 21 Mei 1963 dan usulan itu diterima pemimpin Uni Soviet, Nikita Khrushchev.

Pada 16 Juni 1963, Tereshkova dan kosmonot cadangan, Solovyova sudah siap mengenakan pakaian angkasa luar dan dibawa ke lokasi peluncuran.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: AS Sukses Kirim Monyet ke Antariksa

Setelah memeriksa seluruh persiapan, Tereshkova masuk ke dalam Vostok 6 dan setelah hitung mundur selama dua jam wahana angkasa itu meluncur dengan mulus ke angkasa sekaligus menjadikan Tereshkova perempuan pertama di antariksa.

Nama sandi Tereshkova dalam misi ini adalah Chaika atau Burung Camar. Di kemudian hari sebuah asteroid mendapatkan nama ini, Chaika 1671.

Meski hampir di sepanjang misi itu Tereshkova mengalami mual dan ketidaknyamanan, dia menghabiskan waktu hampir tiga hari di angkasa dan mengorbit Bumi sebanyak 48 kali.

Meski ada rencana menerbangkan kembali kosmonot perempuan ke luar angkasa butuh 19 tahun bagi perempuan kedua, Svetlana Savtskaya, berada di angkasa luar.

Setelah prestasi bersejarahnya itu, Tereshkova menerima Order of Lenin dan penghargaan Pahlawan Uni Soviet.

Pada November 1963 dia menikahi sesama kosmonot Andrian Nikolayev yang konon kabarnya di bawah tekanan pemimpin Uni Soviet, Nikita Khrushchev demi keuntungan propaganda pemerintah.

Pasangan suami istri kosmonot ini melakukan beberapa perjalanan bersaama ke luar negeri, memiliki seorang putri, sebelum bercerai pada 1982.

Suami keduanya, seorang ahli ortopedi Yuliv G Shaposhnikov meninggal dunia pada 1999.

Pada 1966, Tereshkova menjadi anggota parlemen Uni Soviet dan mewakili negaranya dalam berbagai ajang para perempuan internasional.

Penampilan publik terakhirnya adalah pada 5 April 2008 ketika dia menjadi salah satu pembawa obor Olimpiade 2008 di Beijing saat melintas di kota Saint Petersburg, Rusia.


Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X