Kompas.com - 16/06/2017, 16:51 WIB
Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi diduga tewas atau luka parah dalam serang udara AS Jumat (7/11/2014) malam. APPemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi diduga tewas atau luka parah dalam serang udara AS Jumat (7/11/2014) malam.
EditorPascal S Bin Saju

MOSKWA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Rusia mengaku sedang mengecek informasi bahwa sebuah serangan udara negaranya di dekat Raqqa, Suriah, kemungkinan telah membunuh pemimpin Negara Islam di Irakn dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi, akhir Mei lalu.

Situs berita The Independent, Sabtu (16/6/2017), melaporkan, kementerian dalam pernyataannya mengklaim bahwa dalam serangan udara pada 28 Mei, sekitar 30 pemimpin level menengah ISIS tewas.

Lebih dari 300 militan atau jihadisnya juga tewas. Serangan terjadi ketika sedang berlangsung sebuah pertemuan “dewan militer” ISIS di tepi selatan kota Raqqa, Suriah utara.

Ibu kota de facto kekhalifahan ISIS tersebut dikepung dari sisi utara, timur, dan barat oleh pasukan oposisi Suriah dan pasukan Kurdi yang didukung oleh koalisi Amerika Serikat (AS).

Baca: Rusia Klaim Bunuh Gembong Teroris ISIS Abu Bakr al-Baghdadi

Sejumlah pesawat tempur Rusia, termasuk jet Su-24 dan Su-25,  terlibat dalam serangan pada 28 Mei itu. Rusia telah menginformasikan serangan yang membunuh Baghdadi itu kepada AS.

Nama Baghdadi meroket di panggung internasional setelah dia mengumumkan wilayah luas yang diduduki militan ISIS sebagai "kekhalifahan" dalam penampilan publik terakhir kalinya di Masjid Agung Al-Nuri, Mosul,  pada musim panas 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serangan udara yang membunuh Baghdadi dilancarkan setelah pasukan Rusia di Suriah menerima laporan intelijen tentang adanya rapat para pemimpin ISIS, kata kementerian pertahanan Rusia itu dalam posting di Facebook-nya.

"Pada 28 Mei setelah drone digunakan untuk memastikan informasi di tempat dan waktu rapat para pemimpin ISIS, antara pukul 00:35 dan 00:45, angkatan udara Rusia melancarkan serangan ke titik komando di mana para pemimpin ISIS berlokasi," demikian kementerian pertahanan Rusia.

Baca: Abu Bakr al-Baghdadi Kembali Dikabarkan Tewas

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.