Kompas.com - 15/06/2017, 20:31 WIB
Singa betina dibawa di bak pikap milik Saqlain Javed, pria Pakistan, yang lalu didakwa melakukan tindakan yang membahayakan publik. REPRO BIDIK LAYAR VIA YOUTUBESinga betina dibawa di bak pikap milik Saqlain Javed, pria Pakistan, yang lalu didakwa melakukan tindakan yang membahayakan publik.
EditorGlori K. Wadrianto

KARACHI, KOMPAS.com - Saqlain Javed, pria Pakistan yang membawa singa betina peliharaannya naik di bak pikapnya, didakwa melakukan tindakan yang membahayakan publik.

Dakwaan itu dilayangkan, setelah rekaman video berisi adegan itu tersiar luas melalui jejaring internet.

Dalam video yang diunggah ke media sosial, kucing besar itu terlihat berbaring di dalam bak mobil kabin ganda.

Mobil itu berjalan pelan, mengantre di tengah kemacetan lalu lintas dan kepadatan para pejalan kaki di Kota Karachi.

Singa betina itu dijaga oleh pemiliknya, dengan memegang tali kekang yang membelit di leher hewan buas tersebut.

Pihak kepolisian mengatakan, Saqlain Javed adalah seorang agen hewan peliharaan, berusia 30 tahun.

Dia ditangkap setelah seorang warga yang mengajukan keluhan atas kejadian itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Javed berkilah, dia membawa hewan itu ke dokter hewan, dan meminta semua izin dan dokumentasi yang diperlukan untuk melakukan perjalanan itu.

"Kami telah membebaskan terdakwa dengan jaminan, tapi mendaftarkan kasus kelalaian dengan seekor hewan," kata Muqadas Haider, seorang perwira polisi senior, Kamis (15/6/2017), seperti dikutip AFP.

Dalam video, terdengar suara seorang wanita yang bertanya, "siapa yang akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu?"

Dia juga bertanya-tanya, apakah hewan itu adalah jenis yang terancam punah.

Klip tersebut telah dilihat lebih dari satu juta kali di Facebook, di mana orang mengkritik pemiliknya karena kekejaman dan menuduh sang pemilik hanya memamerkan kekayaannya.

Baca: Bukan Singa, Bukan Ular, Inilah Hewan Paling Mematikan di Dunia

 


 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.