Kompas.com - 15/06/2017, 16:35 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

ASTANA, KOMPAS.com - Seorang pria Kazakhstan tewas dan satu lainnya dilarikan ke rumah sakit, akibat terperangkap di padang rumput kering yang terbakar.

Padang rumput tersebut dilalap api akibat jatuhnya puing-puing berapi sisa peluncuran roket antariksa Rusia.

Informasi ini diungkapkan otoritas terkait di Rusia dan juga Kazakhstan, seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (15/6/2017).

Serpihan puing berapi itu terlempar hingga jarak 15 kilometer, setelah terlepas dari bagian roket yang jatuh ke bumi.

Hal itu terjadi setelah peluncuran roket dari fasilitas peluncuran di wilayah Kazakhstan, Kosmodrom Baikonur, Rabu.

Penjelasan ini disampaikan Jurubicara Situasi Darurat Kazakhstan, Ruslan Imankulov kepada AFP.

Menurut Badan Antariksa Rusia, Roscosmos, roket tersebut berhasil meluncurkan kapal berisi pasokan kebutuhan untuk Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Disebut, kedua pria tersebut memang bekerja membersihkan puing-puing dari peluncuran roket yang dilakukan NPO Mashinostroyeniya, sebuah perusahaan roket besar Rusia.

Perusahaan tersebut menyalahkan kondisi meteorologi yang sulit yang menyebabkan kebakaran.

Termasuk, suhu 34 derajat celcius dan angin dengan hembusan hingga 15 meter per detik. Demikian pernyataan tertulis yang diterbutkan Kamis ini. 

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.