Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran Apartemen di London

Kompas.com - 14/06/2017, 21:16 WIB
Gedung apartemen berlantai 27 yang terbakar di London ini dibangun pada 1974. Natalie OXFORD / AFP Gedung apartemen berlantai 27 yang terbakar di London ini dibangun pada 1974.
|
EditorSabrina Asril

LONDON, KOMPAS.com - Tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kebakaran gedung apartemen berlantai 27 di sisi barat London, Rabu (14/6/2017) dini hari waktu setempat.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Kedua Protokoler dan Konsuler KBRI London Anisa Farida saat dihubungi Kompas.com via surat elektronik.

"Sejauh ini tidak ada laporan WNI menjadi korban kebakaran di Greenfell Apartment," tulis dia, Rabu sore.

Menurut dia, di dalam pusat data KBRI London, tidak ada WNI yang tinggal di apartemen tersebut. Keberadaan WNI hanya di kawasan sekitar apartemen itu.

(Baca: Sedikitnya 30 Orang Terluka dalam Kebakaran Apartemen di London)

"Di database Lapor Diri KBRI London tercatat hanya 2 WNI yang tinggal di daerah sekitar apartemen tersebut," pungkas Anisa.

Sebelumnya kebakaran dahsyat melalap sebuah gedung apartemen berlantai 27 di sisi barat London, Rabu (14/6/2017) dini hari waktu setempat.

Pemadam kebakaran mengerahkan setidaknya 40 mobil dan 200 petugasnya untuk memadamkan api di Menara Grenfell yang terdiri atas 120 apartemen. Sedikitnya 30 orang terluka akibat kebakaran tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X