MARAWI CITY, KOMPAS.com - Seorang perwira tinggi militer Filipina, Selasa (13/6/2017), mengatakan, kelompok militan Maute hanya menguasai sekitar 20 persen wilayah kota Marawi.
Pernyataan ini dilontarkan Brigjen Restituto Padilla untuk membantah klaim ISIS yang menyebut kelompok Maute masih menguasai dua pertiga kota itu setelah tiga pekan pertempuran.
"Haruskah kita percaya mereka menguasai dua pertiga kota Marawi? Dengan 202 teroris yang tewas mengapa kita harus memercayai pernyataan mereka?" ujar Padilla.
Sementara itu, Panglima Militer Mindanao Barat Letjen Carlito Galvez menegaskan, kelompok militan hanya menguasai 20 persen kota Marawi.
Baca: Marinir Filipina Temukan Uang Rp 14 Miliar di Rumah Teroris Marawi
"Dari 96 permukiman, mereka menguasai Marinaut, Lulut, Mapandi, dan Distrik Komersial Bongolo, artinya hanya 20 persen dari wilayah Marawi dan kian hari kian menyusut," ujar Galvez.
Hampir semua dari 200.000 penduduk Marawi meninggalkan kota itu sejak kelompok militan menyerbu tiga pekan lalu.
Namun, militer meyakini selepas pos-pos penjagaan yang didirikan tentara di jalan-jalan utama Marawi masih terdapat 500-600 orang warga sipil yang terjebak atau dijadikan sandera.
Penyerbuan Marawi oleh militan yang berafiliasi dengan ISIS membuat sejumlah negara Asia Tenggara khawatir ISIS tengah membangun basis baru setelah mulai kehilangan pijakan di Irak dan Suriah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.