Kompas.com - 12/06/2017, 21:48 WIB
EditorPascal S Bin Saju

“Namu, pertama-tama kita perlu melakukan dialog untuk mengetahui secara tepat informasi macam apa yang dicari polisi dan para pelaku terorisme, dan kemudian kita dapat mengetahui dengan tepat bagaimana kita bisa membantu, "katanya.

Perdana Menteri NSW, Gladys Berejiklian, mengatakan jika sektor bisnis mampu meningkatkan komunikasi mereka dengan pihak berwenang, maka privasi orang Australia biasa dapat terkena dampaknya.

Baca: Ancaman Terorisme di Australia Semakin Memburuk

"Saya pikir kita semua menerima bahwa secara individu kita mungkin perlu melepaskan sedikit privasi untuk menjaga agar semua orang tetap aman," katanya.

Sri Naroju, yang mengelola bisnis penyewaan mobil di Westmead, mengatakan bahwa dia senang melakukan apapun yang dia bisa lakukan untuk membantu pihak berwenang dalam penyelidikan terorisme.

Naroju mengatakan bahwa bisnisnya menolak melayani orang yang tampaknya mencurigakan atau mencoba menggunakan dokumen palsu.

"Ada banyak hal yang bisa kami lakukan, tapi kami berusaha sebaik mungkin untuk tidak menyewakan mobil kepada orang-orang yang mencurigakan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.