Melania Trump Akhirnya Pindah ke Gedung Putih

Kompas.com - 12/06/2017, 10:08 WIB
Presiden AS Donald Trump menuruni tangga Air Force One bersama istrinya Melania dan putranya, Barron di pangkalan udara Andrews, Maryland. MANDEL NGAN / AFP Presiden AS Donald Trump menuruni tangga Air Force One bersama istrinya Melania dan putranya, Barron di pangkalan udara Andrews, Maryland.
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Ibu negara AS Melania Trump akhirnya resmi tinggal di Gedung Putih setelah selama lima bulan pertama masa pemerintahan suaminya tinggal di New York.

Selama ini, Melania dan putra bungsunya, Baron tinggal di Menara Trump, New York untuk menanti berakhirnya tahun ajaran di sekolah putranya itu.

Baca: Di Israel dan Italia, Melania Trump Terekam Tolak Digandeng Suaminya

"Sudah tak sabar untuk mencatat kenangan di rumah baru kami," ujar Melania lewat akun Twitter-nya, Minggu (11/6/2017) malam.


Kicauan Melania itu muncul bersamaan dengan foto monumen Washington yang terlihat dari Ruang Merah, Gedung Putih.

Barron, yang menjadi anak-anak pertama penghuni Gedung Putih sejak putra John F Kennedy pada 1963, akan memulai pendidikannya di sebuah sekolah swasta di Maryland pada musim gugur mendatang.

Kepindahan Melania dan Barron ini akan meringankan tugas Secret Service dan aparat penegak hukum New York yang harus menjaga istri dan anak Trump di kota itu.

Diperkirakan perlindungan kepolisian untuk Melania dan Barron membuat pemerintah kota New York harus mengeluarkan uang 1 juta dolar atau sekitar Rp 13 miliar sehari.

Kedatangan Melania dan Barron ke Gedung Putih setidaknya diharapkan akan mengurangi sorotan dan gunjingan terkait hubungan pernikahan Presiden Donald Trump.

Selama ini, sejumlah media berulang kali mengabarkan adanya dugaan bahwa pernikahan Trump dan Melania bermasalah.

Baca: Popularitas Melania Trump Kini Melampaui Suaminya

Dugaan ini bahkan diperkuat dengan sejumlah foto dan video seperti saat Melania menolak digandeng suaminya saat berkunjung ke Israel dan Italia belum lama ini.

"Kepindahan ini setidaknya memberi kesan bahwa pernikahan presiden dalam kondisi stabil dan kehidupan keluarganya terkendali," kata Katherine Jellison, profesor sejarah di Universitas Ohio yang dikenal karena studinya tentang para ibu negara.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Telegraph
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X