Tempat Penampungan Pengungsi di Bremen Dilalap Api, 37 Orang Terluka

Kompas.com - 11/06/2017, 18:04 WIB
. ..
EditorGlori K. Wadrianto

BERLIN, KOMPAS.com - Sebuah kebakaran terjadi di tempat penampungan pengungsi di Bremen, Jerman.

Insiden itu mengakibatkan 37 orang mengalami cidera, terutama karena menghirup asap.

Informasi ini dipaparkan pihak kepolisian, Minggu (11/6/2017), saat mereka sedang menyelidiki penyebab kebakaran.  

Seperti diberitakan AFP, petugas layanan darurat melarikan 10 anak-anak dan empat orang dewasa ke rumah sakit.


Kebakaran dimulai sekitar pukul 02:30 waktu setempat atau 8.30 WIB, di ruang bawah tanah gedung berlantai lima di Kota Bremen.

Tim pemadam kebakaran menerjunkan 70 personel dan 27 mobil pemadam untuk menjinakkan api.

Petugas pun harus menggunakan tangga dari mobil pemadam, demi menyelamatkan warga dari jendela, karena bangunan yang telah dipenuhi asap.

Polisi mengatakan, sekitar 50 orang harus dipindahkan ke tempat penampungan lain.

Api itu diduga dimulai di tempat sampah di ruang bawah tanah. Namun penyebab munculnya api hingga kini belum diketahui.

Jerman adalah negara berpenduduk paling padat di Uni Eropa. Negara itu telah mempekerjakan lebih dari satu juta pencari suaka sejak tahun 2015.

Sekitar separuh dari jumlah pencari suaka itu berasa dari Suriah, Irak, dan Afganistan yang dilanda peperangan.

Masuk para imigran ini telah memicu gelombang kesukarelaan yang besar, dan juga reaksi anti-asing yang mengerikan.

Hal itu berpuncak pada munculnya serangkaian tindak kejahatan dan kebencian yang menargetkan para pengungsi.

Baca: Cari Pembunuh Manusia Es, Polisi Jerman Buka Kasus Berusia 5300 Tahun

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X