Kompas.com - 07/06/2017, 19:30 WIB
Kapal perusak berat milik Jepang Mikuma beberapa saat sebelum tenggelam dalam Pertempurn Midway, di Samudera Pasifik. U.S. Navy Photograph/WikipediaKapal perusak berat milik Jepang Mikuma beberapa saat sebelum tenggelam dalam Pertempurn Midway, di Samudera Pasifik.
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Jika Pertempuran Stalingrad dianggap sebagai titik balik Perang Dunia II di Eropa, maka Pertempuran Midway adalah titik balik Perang Dunia II di palagan Pasifik.

Dan, pada 7 Juni 1942, armada Amerika Serikat dengan kapal perang yang lebih sedikit sukses mematahkan superioritas armada Jepang hanya enam bulan setelah serangan ke Pearl Harbour.

Armada AS yang dipimpin Laksamana Chester A Nimitz, Frank J Fletcher, dan Raymond A Spruance mengalahkan armada Jepang yang dikomandani Laksamana Isoroku Yamamoto, Chuici Nagumo, dan Nobutake Kondo.

Pertempuran di dekat pulau karang Midway ini mengakibatkan Jepang kehilangan empat kapal induk, satu kapal penjelah berat, 248 pesawat tempur, 3.057 personel tewas, dan 37 ditangkap.

Sedangkan di pihak Amerika hanya satu kapak induk tenggelam, satu kapal perusak tenggelam, 150 pesawat terbang hancur, dan 307 personelnya tewas.

Sebelum kekalahan di Pulau Midway ini, selama enam bulan setelah Pearl Harbor, angkatan perang Jepang menyapu bersih wilayah Pasifik.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Evakuasi Tentara Inggris dari Dunkirk Berakhir

Jepang menduduki Malaysia, Singapura, Hindia Belanda, Filipina, dan beberapa pulau kecil di samudera itu.

Meski demikian, Jepang masih melihat Amerika Serikat sebagai sebuah ancaman sehingga Laksamana Isoroku Yamamoto bertekad untuk menghancurkan armada Pasifik AS

Berjarak sekitar 1.600 kilometer dari Hawaii, Midway meski hanya sebuah pulau kecil memiliki nilai militer strategis.

Jepang menjadikan Midway, yang menjadi salah satu pangkalan AS di Pasifik, sebagai fokus strateginya untuk menghentikan perlawanan Amerika terhadap negeri itu.

Dalam rencananya, Yamamoto akan menggelar sebuah serangan pengalih perhatian ke Alaska sebelum mengirim armada penghancurnya ke Midway.

Di benak Yamamoto, pada saat armada AS tiba di Midway maka mereka akan dihancurkan oleh armada Jepang yang lebih superior.

Kemenangan di Midway akan melenyapkan ancaman Amerika di seluruh wilayah tengah Samudera Pasifik.

Celaka bagi Jepang, intelijen militer AS bisa mencegat dan memecahkan kode rahasia yag dikirim Yamamoto sehingga armada Pasifik AS sudah siap menghadapi sergapan Jepang.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X