Polisi Perancis Minta Warga Jauhi Area Katedral Notre-Dame

Kompas.com - 06/06/2017, 22:31 WIB
Polisi Perancis menjaga daerah di sekitar katedral Notre-Dame, Paris usai sebuah percobaan serangan terhadap aparat penegak hukum, Selasa (6/6/2017). BERTRAND GUAY / AFPPolisi Perancis menjaga daerah di sekitar katedral Notre-Dame, Paris usai sebuah percobaan serangan terhadap aparat penegak hukum, Selasa (6/6/2017).
EditorErvan Hardoko

PARIS, KOMPAS.com - Seorang polisi Perancis menembak seorang pria yang menyerangnya dengan menggunakan palu di luar katedral Notre-Dame, Selasa (6/6/2017).

Polisi menutup areal di depan katedral ternama itu setelah insiden yang membuat para turis berlarian mencari perlindungan.

Serangan ini muncul di saat Perancis tengah meningkatkan kewaspadaan setelah serangan teror di London akhir pekan lalu yang menewaskan tujuh orang, satu di antaranya adalah warga Perancis.

Pemerintah Perancis meminta publik agar menjauh dari kawasan Notre-Dame, salah satu tujuan wisata paling ternama di Paris yang terletak di tepi Sungai Seine di jantung kota itu.

Baca: Serangan Menarget Polisi Perancis Diklaim ISIS, Satu Tewas dan Dua Orang Terluka

Perancis hingga saat ini masih berada dalam status darurat menyusul serangkaian serangan sejak 2015 yang menewaskan lebih dari 230 orang.

Dalam serangan terakhir, seorang polisi tewas ditembak di Champ-Elysees, Paris pada 20 April lalu, tiga hari sebelum pemilihan presiden putaran pertama.

Pada Januri 2015 majalah satir Charlie Hebdo diserang dan pada November di tahun yang sama sebuah serangan simultan di Paris menewaskan 130 orang.

Lalu pada Juli tahun lalu, seorang pria Tunisia menabrakkan truknya ke kerumunan warga di kot Nice dan menewaskan 86 orang.

Sejak itu sejumlah serangan dalam skala kecil berulang kali terjadi dengan target para penegak hukum.



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X