Kompas.com - 06/06/2017, 19:40 WIB
Pasukan SDF bersiaga di desa Hazima sebelah utara kota Raqqa, Suriah sebelum meluncurkan serangan terhadap kota yang diduduki ISIS itu. DELIL SOULEIMAN / AFPPasukan SDF bersiaga di desa Hazima sebelah utara kota Raqqa, Suriah sebelum meluncurkan serangan terhadap kota yang diduduki ISIS itu.
EditorErvan Hardoko

DAMASKUS, KOMPAS.com - Tentara Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat berhasil menembus pertahanan ISIS di kota Raqqa, Selasa (6/6/2017).

Keberhasilan ini diraih hanya sekitar satu jam setelah SDF mengumumkan tengah memulai fase baru untuk merebut kota Raqqa.

Baca: Warga yang Ingin Kabur dari Raqqa Harus Sediakan Minimal Rp 13 Juta

"Pasukan kami memasuki kota Raqqa dari distrik Al-Meshleb di sebelah timur," kata komandan SDF Rojda Felat.

Rojda mengatakan, pertempuran sengit juga terjadi di sisi utara kota Raqqa.

Sementara itu, Pemantau HAM Suriah (SOHR) membenarkan bahwa SDF telah merebut sejumlah posisi di dalam kota Raqq setelah dalam semalam maju dari sisi timur kota.

"SDF sudah mengambil alih pos pemeriksaan di Al-Meshleb dan sejumlah bangunan," ujar Direktur SOHR Rami Abdel Rahman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Gerak maju itu terjadi setelah koalisi pimpinan AS melakukan serangan udara besar-besaran," tambah Rami.

Koalisi AS telah mendukung SDF selama tujuh bulan terakhir dalam upaya merebut kembali kota Raqqa. Selain serangan udara, koalisi membantu dengan memberikan senjata dan penasihat militer.

Sebelumnya, setelah berbulan-bulan menutup akses menuju Raqqa dari sisi timur, utara, dan barat, SDF mengumumkan fase baru untuk merebut kota Raqqa.

"Dengan bantuan serangan udara internasional dan persenjataan yang disediakan untuk kami, maka kami akan merebut Raqqa dari Daesh," kata juru bicara SDF, Talal Sello di desa Hazima, sebelah utara Raqqa.

Baca: Milisi Liwa Thuwar al-Raqqa, Penyelamat Warga Asing yang Lari dari ISIS

Sehingga, Sello meminta warga sipil kota Raqqa tak berada di dekat posisi-posisi ISIS.

Sejauh ini lebih dari 320.000 orang tewas dan jutaan lainnya menjadi pengungsi sejak perang saudara pecah di Suriah pada 2011.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X