Hari Ini dalam Sejarah: Israel Serang Mesir, Awali Perang Enam Hari

Kompas.com - 05/06/2017, 19:00 WIB
Dalam foto yang diambil pada 5 Juni 1967 ini terlihat pasukan Israel saat bergerak maju di gurun Sinai, Mesir. AFPDalam foto yang diambil pada 5 Juni 1967 ini terlihat pasukan Israel saat bergerak maju di gurun Sinai, Mesir.
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Salah satu kisah perang paling terkenal dalam sejarah dunia adalah Perang Enam Hari antara Israel melawan Mesir, Jordania, dan Suriah.

Perang Enam Hari dimulai pada 5 Juni 1967 dengan serangan udara mendadak Israel yang mengakibatkan ratusan pesawat tempur AU Mesir hancur.

Di saat yang sama Israel juga menggelar serangan darat ke Jalur Gaza dan Semenanjung Sinai.

Mesir yang tak menduga serangan mendadak itu kelabakan dan terpaksa mundur dari Sinai sehingga pasukan Israel menduduki semenanjung itu.

Mesir kemudian menyeret Jordania dan Suriah ke dalam perang. Namun, serangan balasan Israel membuat negeri itu merebut Jerusalem Timur dan Tepi Barat dari Jordania serta dataran tinggi Golan dari Suriah.

Pada 11 Juni 1967, gencatan senjata diteken. Saat perang berakhir korban tewas di pihak Mesir, Jordania, dan Suriah mencapai hampir 20.000 orang. Sedangkan Israel hanya kehilangan kurang dari 1.000 tentara saja.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Evakuasi Tentara Inggris dari Dunkirk Berakhir

Perang ini dipicu dengan penumpukan pasukan negara-negara Arab di perbatasan Israel sebagai persiapan perang melawan negeri Yahudi itu.

Pada 27 mei 1967, Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser mengatakan, tujuan utama negara-negara Arab adalah menghancurkan Israel.

Mesir kemudian menekan pakta aliansi dengan Jordania pada akhir Mei yang isinya kedua negara akan memberi bantuan jika salah satu dari mereka diserang Israel.

Penandatanganan kesepakatan aliansi Mesir dan Jordania ini di mata Israel jelas merupakan sebuah pernyataan perang.

Melihat kondisi ini Israel tak tinggal diam. Angkatan udara negeri itu melatih para pilot dan kru daratnya dengan keras sehingga satu pesawat bisa digunakan untuk empat kali sortie sehari.

Sementara, biasanya angkatan-angkatan udara negara-negara Arab hanya melakuan satu atau dua sortie per hari.

Selain itu, para pilot tempur Israel juga berlatih ekstensif menembak target dan menghapal semua detil informasi soal AU Mesir.

Hasilnya, AU Israel (AU) bisa mengerahkan gelombang serangan nyaris tanpa henti ke pangkalan-pangkalan udara mesir di hari pertama perang.

Tak hanya itu, IAF juga unggul jauh dari Mesir dengan melumpuhkan angkatan udara negeri itu hanya dalam satu hari.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.