Al Gore Sebut Donald Trump Tak Bisa Hentikan Gerakan Pro-Lingkungan

Kompas.com - 01/06/2017, 21:28 WIB
Mantan Wakil Presiden AS Al Gore dalam Jeju Forum for Peace and Prosperity di Jeju, Korea Selatan, Kamis (1/6/2017). KOMPAS.com/BAYU GALIHMantan Wakil Presiden AS Al Gore dalam Jeju Forum for Peace and Prosperity di Jeju, Korea Selatan, Kamis (1/6/2017).
Penulis Bayu Galih
|
EditorBayu Galih

JEJU, KOMPAS.com - Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Al Gore, meminta komunitas internasional untuk tidak khawatir akan aksi Presiden AS Donald Trump yang terkesan abai terhadap perubahan iklim dan pemanasan global.

Menurut Al Gore yang juga seorang aktivis lingkungan, AS akan tetap melanjutkan aksi mengurangi emisi secara global. Selain itu, masyarakat AS pun akan terus mengawasi langkah yang diambil Trump secara ketat.

"Kita (aktivis pencinta lingkungan) akan terus bergerak apa pun yang Presiden Trump lakukan. Karena kami merupakan negara yang memiliki check and balance," ucap Al Gore, saat berbicara di Jeju Forum for Peace and Prosperity di Jeju, Korea Selatan, Kamis (1/6/2017).

Meski pemerintahan Presiden Trump cenderung anti-perubahan iklim, namun pemerintah negara bagian di AS masih terus berkomitmen terhadap kebijakan pro-lingkungan.


"Negara bagian masih terus bergerak dalam isu lingkungan dan energi terbarukan," ucap Al Gore.

Kebijakan itu seperti yang dilakukan pemerintahan negara bagian New York dan Atlanta. Negara bagian itu terus berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon melalui sejumlah kebijakannya.

"Namun, (kebijakan pro lingkungan) tidak hanya dikendalikan secara politik, pengusaha juga bisa ikut ambil bagian di "kursi kemudi", begitu pula konsumen, yang bisa menentukan mana yang baik untuk lingkungan," ucap Al Gore.

Karena itu, Al Gore menyatakan bahwa setiap orang bisa berperan dalam menyelamatkan masa depan melalui kesadaran akan lingkungan. Individu atau institusi diminta untuk terus bergerak untuk mencegah ancaman perubahan iklim.

"Jangan hilang harapan. Kita akan memenangkan ini apa pun yang Presiden Trump lakukan," ujarnya.

(Baca juga: Negara di Kawasan ASEAN Dinilai Perlu Buat Konvensi Perubahan Iklim)

Dalam forum perdamaian ini Al Gore menjadi tamu istimewa yang membawakan materi ancaman perubahan iklim terhadap perdamaian dunia.

Bintang dari film dokumenter An Inconvenient Truth yang meraih Academy Award pada 2007 ini memaparkan sejumlah kerusakan lingkungan di berbagai negara.

Al Gore juga menjelaskan dampak negatif dari perubahan iklim terhadap stabilitas suatu negara, mulai dari kebakaran lahan dan hutan, kelaparan ekstrem, hingga meluasnya wabah penyakit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X