Presiden Korsel Ajak Komunitas Internasional untuk Dialog dengan Korut

Kompas.com - 01/06/2017, 14:07 WIB
Presiden baru Korea Selatan Moon Jae-In memberi hormat dengan membungkukkan badannya dalam jumpa pers di Blue House, Seoul, Rabu (10/5/2017).  AFP/JUNG YEON-JEPresiden baru Korea Selatan Moon Jae-In memberi hormat dengan membungkukkan badannya dalam jumpa pers di Blue House, Seoul, Rabu (10/5/2017).
Penulis Bayu Galih
|
EditorBayu Galih

JEJU, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengungkapkan optimisme akan terciptanya perdamaian di Semenanjung Korea. Namun, Korsel membutuhkan peran negara lain untuk menciptakan perdamaian dengan Korea Utara.

Hal ini diucapkan Moon Jae-in saat membuka Jeju Forum for Peace and Prosperity di Jeju, Korea Selatan, Kamis (1/6/2017). Presiden Moon tidak dapat datang, namun menyampaikan komentarnya melalui telekonferensi.

"Kami akan melakukan inisiatif baru dan akan segera diterapkan demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan di Semenanjung Korea," ujar Moon Jae-in dalam forum perdamaian tersebut.

Korsel, menurut Presiden Moon, akan melakukan langkah gencar dan aktif terhadap Korea Utara untuk bersedia melakukan negosiasi mengenai program nuklir Korea Utara.

"Kami akan bekerja dengan komunitas internasional dan bekerja sama dengan sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan China, agar Korea Utara bersedia berdialog melalui pendekatan juga tekanan, untuk mencapai resolusi soal nuklir Korea Utara," tutur Moon.

Korea Utara diketahui baru saja menguji coba misil balistik yang ditembakkan ke perairan di dekat Jepang pada Senin (29/5/2017).

Langkah Korea Utara itu sontak menimbulkan ketegangan baru di Asia Timur, terutama semenanjung Korea.

(Baca juga: Jepang Akan Ambil Langkah Konkrit untuk Hadapi Korea Utara)

Aksi Korea Utara itu bertolak belakang dengan sikap yang diperlihatkan Moon Jae-in, yang baru terpilih pada pertengahan Mei lalu.

Dalam waktu bersamaan dengan uji misil balistik Korea Utara, pada Senin itu Presiden Moon sedang melakukan pertemuan dengan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mengenai upaya reunifikasi Korea Selatan dengan Korea Utara.

(Baca: Korsel Minta Megawati Bantu Wujudkan Upaya Reunifikasi Korea)

Presiden Moon meminta Megawati untuk melakukan pendekatan ke Korea Utara agar bersedia melakukan dialog. Bahkan, Megawati diminta menjadi utusan Korsel untuk berangkat ke Korea Utara, termasuk mendampingi delegasi Korsel saat bertemu delegasi Korea Utara.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X