Kompas.com - 31/05/2017, 10:37 WIB
Peter Scully (52), pria Australia terdakwa kasus paedofilia di Filipina. AFPPeter Scully (52), pria Australia terdakwa kasus paedofilia di Filipina.
EditorErvan Hardoko

CANBERRA, KOMPAS.com - Pemerintah Federal Australia segera memperkenalkan undang-undang yang akan melarang ribuan orang yang diketahui sebagai paedofil pergi ke luar negeri tanpa izin.

Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop mengatakan. aturan ini merupakan "yang pertama di dunia".

"Tahun lalu saja, hampir 800 orang yang terdaftar sebagai pelaku seks anak bepergian ke luar negeri dari Australia," kata Bishop.

Baca: Kakek Paedofil Berusia 101 Tahun Divonis 13 Tahun Penjara

Dan setengah dari para paedofil itu melakukan perjalanan ke berbagai negara di Asia Tenggara.

Sekitar 20.000 paedofil terdaftar di dalam Daftar Nasional Pelaku Pelanggaran Kejahatan Seksual Anak di Australia (Australian National Child Offender Register).

Mereka yang masih berstatus wajib lapor akan ditolak saat mengajukan permohonan pembuatan paspor atau jika sudah memiliki maka paspornya akan dibatalkan, termasuk saat orang itu berada di luar negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menteri Kehakiman Australia, Michael Keenan mengatakan, tindakan tersebut adalah "tindakan keras terkuat terhadap pariwisata seks anak yang pernah ada".

Dalam satu kasus tahun lalu, seorang pria Australia, Robert Andrew Fiddes Ellis dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun karena melakukan penganiayaan seksual terhadap 11 anak di bawah umur di Bali.

Selama lebih dari dua tahun, Ellis melakukan kejatahan itu terhadap anak-anak berusia antara tujuh dan 17 tahun.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.