Kompas.com - 31/05/2017, 08:16 WIB
EditorErvan Hardoko

LUCKNOW, KOMPAS.com - Sebuah pengadilan di India, Selasa (30/5/2017), menjerat seorang menteri dan dua politisi senior partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa dengan dakwaan konspirasi menghancurkan sebuah masjid pada 1992.

Ketiga politisi itu  dituduh menjadi pemicu kekerasan sektarian setelah menghancurkan Masjid Babri yang dibangun pada abad ke-16 di kota Ayodhya.

Baca: 3 Politisi Senior India Akan Diadili Terkait Kasus Penghancuran Masjid

Menteri Pengairan Uma Bharti bersama Lal Krishna Advani dan  MM Joshi, adalah sebagian dari 12 terdakwa yang dihadirkan ke pengadilan di Lucknow, Uttar Pradesh.

"Pengadilan menambahkan dakwaan konspirasi kriminal kepada mereka. Dan kini mereka akan disidangkan bersama-sama," ujar jaksa RK Yadav.

Ketiga politisi senior itu membantah keterlibatan mereka dalam menghancurkan masjid bersejarah itu, tetapi pengadilan menegaskan terlalu banyak bukti yang tak bisa diabaikan.

Meski didakwa melakukan konspirasi kriminal, ketiga politisi senior itu tak ditahan setelah membayar uang jaminan.

Sebelum hakim menjeratkan dakwaan itu, Uma Bharti mengatakan dia tak menganggap dirinya sebagai seorang kriminal dan tak melihat adanya konspirasi apapun dalam insiden penghancuran masjid itu.

"Itu merupakan sebuah gerakan terbuka, tak ada konspirasi," ujar Bharti.

Sebelumnya, pengadilan rendah menolak berkas dakwaan yang diajukan biro investigasi India, tetapi bulan lalu Mahkamah Agung memutuskan para politisi itu harus diadili.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.