Megawati Ingin Jeju Jadi Lokasi Pertemuan Bahas Reunifikasi Korea

Kompas.com - 30/05/2017, 20:58 WIB
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan dengan Gubernur Jeju, sebuah provinsi di Korea Selatan, di Jeju, Selasa (30/5/2017) KOMPAS.com/BAYU GALIHPresiden kelima RI Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan dengan Gubernur Jeju, sebuah provinsi di Korea Selatan, di Jeju, Selasa (30/5/2017)
Penulis Bayu Galih
|
EditorBayu Galih

JEJU, KOMPAS.com - Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menyatakan keinginannya untuk membantu proses reunifikasi antara Korea Selatan dengan Korea Utara.

Saat bertemu Presiden Korea Selatan Moon Jae in di Seoul, Senin (29/5/2017), Megawati pun menyatakan bahwa perselisihan di antara kedua negara harus segera diselesaikan. Karena itu Megawati bersedia menjadi penghubung.

"Saya minta kepada beliau (Moon Jae-in) sewaktu-waktu untuk nantinya saya coba hubungi pihak Korea Utara," kata Megawati dalam pertemuan dengan Gubernur Jeju, Won Hee-ryong, di Jeju, Selasa (30/5/2017).

Megawati pun memikirkan langkah yang akan diambil selanjutnya. Salah satu rencana yang akan dilakukan adalah memilih Jeju sebagai lokasi pertemuan, jika Korea Utara dan Korea Selatan bersedia memulai upaya reunifikasi.

"Alangkah baiknya jika pertemuan tersebut dilakukan di Pulau Jeju," ujar Megawati.

"Sewaktu pertemuan pertama dengan Gubernur Jeju, beliau mengatakan Jeju adalah kawasan damai. Karena itu kalau ada pertemuan saya usulkan di Jeju.

(Baca juga: Korsel Minta Megawati Bantu Wujudkan Upaya Reunifikasi Korea)

Karena itu, Megawati berharap Pemerintah Jeju bersedia membantu agar pertemuan untuk reunifikasi itu tercapai.

Sedangkan Gubernur Won mengatakan, Jeju masih menjalin komunikasi dengan Korea Utara.

"Dengan pengalaman menjalin pertukaran masyarakat sipil selama 10 tahun terakhir, Jeju akan terus menjalin komunikasi dengan Korea Utara dengan tujuan terciptanya perdamaian," kata Won Hee-ryong.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X