Hari Ini dalam Sejarah: AS Sukses Kirim Monyet ke Antariksa

Kompas.com - 28/05/2017, 19:00 WIB
Able, monyet yang pulang dengan selamat usai misi ke luar angkasa, diawetkan setelah mati dan kini dipamerkan di Museum Dirgantara dan Angkasa Luar Nasional di AS. WikipediaAble, monyet yang pulang dengan selamat usai misi ke luar angkasa, diawetkan setelah mati dan kini dipamerkan di Museum Dirgantara dan Angkasa Luar Nasional di AS.
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Sebelum manusia dikirimkan ke luar angkasa, maka para pelopor untuk misi berbahaya itu adalah para hewan, termasuk sejumlah primata.

Pengiriman para hewan ini dilakukan agar para ilmuwan mengetahui efek biologis dari perjalanan ke angkasa luar.

Amerika Serikat meluncurkan primata ke angkasa luar antara 1948-196 lalu sekali penerbangan pada 1965 dan 1985.

Perancis melakukan hal yang sama pada 1967, demikian pula Uni Soviet dan Rusia pada 1983 lalu 1996.

Secara total sebanyak 32 ekor kera dan monyet diterbangkan ke angkasa luar dan tak ada dari mereka yang terbang lebih dari satu kali.

Primata pertama yang diterbangkan ke angkasa luar oleh Amerika Serikat adalah Albert pada 1 Juni 1948.

Dia terbang setinggi 63 kilometer dalam sebuah roket V-2. Albert mati karena tak bisa bernapas.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Yuri Gagarin, Manusia Pertama di Orbit Bumi

Sesudahnya muncul sederet Albert yang dikirim ke luar angkasa dan semuanya mati. Penyebabnya beragam mulai dari kegagalan mendarat atau kerusakan mesin.

Pada 20 September 1951, Amerika Serikat mengirim seekor kera bernama Yorrick alias Albert VI bersama 11 ekor tikus berhasil terbang hingga ketinggian 72 kilometer.

Pendaratan wahana ini juga berhasil sehingga Yorrick tetap hidup saat mendarat meski akhirnya dia mati dua jam kemudian.

Kematian hewan-hewan ini diduga akibat stres karena kepanasan di dalam kapsul yang mendarat di gurun New Mexico saat menunggu tim penjemput.

Penerbangan Albert VI memang cukup sukses tetapi kapsul yang digunakan belum mencapai batas angkasa luar yang ditetapkan secara internasional.

Pada 21 Mei 1952, dua ekor monyet, Patricia dan Mike, dikirim ke angkasa dan kembali dengan selamat. Namun, mereka hanya terbang setinggi 26 kilometer masih jauh dari batas angkasa luar.

Pada 13 Desember 1958, Amerika Serikat kembali mengirim primata ke luar angkasa kali ini bernama Gordo yang terbang dengan roket Jupiter AM-13.

Dia terbang dengan selamat tetapi mati saat pendaratan karena kegagalan sistem parasut yang ditempatkan di hidung kapsul tersebut.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Wikipedia,BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X