Kompas.com - 27/05/2017, 09:11 WIB
EditorPascal S Bin Saju

MARAWI, KOMPAS.com – Sejumlah militan asing, antara lain dari Indonesia, termasuk di antara korban tewas dalam pertempuran kelompok militan dan militer Filipina di Marawi, Filipina selatan.

Juru bicara militer Filipina, Brigjen Restituto Padilla, mengatakan enam militan asing, antara lain dari Indonesia dan Malaysia, tewas dalam pertempuran.

Pejabat lain dilaporkan mengatakan terdapat pula militan dari Singapura.

Padilla mengatakan 11 tentara, dua polisi dan 31 militan tewas, membuat korban secara keseluruhan menjadi 46 orang.

Baca: Sejumlah Anggota Militan Penyerbu Kota Marawi Berasal dari Indonesia

Pertempuran pecah sejak Selasa (23/5/2017) setelah militer Filipina menggerebek satu rumah yang diyakini sebagai tempat persembunyian komandan kelompok Abu Sayyaf dan pemimpin kelompok yang telah berbaiat dengan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), Isnilon Hapilon.

Puluhan anggota milisi bersenjata menghadang gerak tentara pemerintah, memicu pertempuran sengit di beberapa titik kota. Milisi sempat mengibarkan bendera ISIS.

Operasi militer oleh pemerintah Filipina didukung helikopter dan pasukan khusus.

Pemerintah mengatakan krisis ini sangat sulit diatasi karena milisi menempatkan bom di jalan-jalan dan menyandera beberapa orang.

Milisi juga berada di bagian kota yang lebih tinggi, membuat mereka bisa memperlambat atau menghentikan serangan tentara pemerintah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.