Kompas.com - 26/05/2017, 16:49 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MANCHESTER, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian di Inggris, Jumat (26/5/2017) kembali melakukan penangkapan terhadap seorang yang diduga terkait dengan aksi ledakan bom bunuh diri di Manchester Arena, beberapa hari lalu.

Sebelumnya, sudah ada tujuh orang yang ditangkap terkait dengan ledakan yang terjadi pada Senin malam (22/5/2017) tersebut.

Seperti diberitakan Associated Press, semua orang yang ditangkap itu diduga melanggar undang-undang terorisme yang berlaku di negara itu.

Usia mereka yang ditangkap antara 19-38 tahun.  

Baca: Lebih Banyak Lagi Ditangkap Terkait Serangan di Manchester

Disebutkan pula, seorang anak laki-laki berusia 16 tahun sebelumnya telah ditangkap, dibebaskan tanpa tuduhan.

Tingkat keamanan di Inggris telah ditingkatkan menjadi "kritis", yang artinya masih mungkin ada serangan serupa dalam waktu dekat. 

Setelah serangan di penghujung konser penyanyi Ariana Grande itu, polisi mengejar kemungkinan adanya hubungan antara pelaku pengeboman Salman Abedi, dan para militan yang berada di Manchester.

Juga dipelajari hubungan Abedi dengan pihak-pihak lain di Eropa, Afrika Utara, dan Timur Tengah.

Abedi, seorang pemuda putus sekolah tumbuh dan besar di Manchester. Dia diketahui memiliki pandangan yang radikal. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.