Bawa Pisau di Dekat Istana Buckingham, Pria Kulit Hitam Ditangkap

Kompas.com - 24/05/2017, 21:31 WIB
Paul ELLIS / AFP Polisi anti-teror dikerahkan untuk mengamankan situasi di sekitar Manchester Arena pasca-ledakan yang menewaskan 19 orang.

LONDON, KOMPAS.com – Wisatawan menyaksikan dengan penuh rasa takut saat polisi membekuk seorang pria kulit hitam yang membawa pisau di luar Istana Buckhingham, Rabu (24/5/2017).

Peristiwa itu terjadi hanya beberapa saat setelah kendaraan yang membawa Ratu Elizabeth II melintas untuk bertemu dengan suaminya, Pangeran Philip di Gereja Katedral St. Paulus.

Pria kulit hitam yang tidak disebut identitasnya itu langsung ditahan polisi di kawasan The Mall, yang berada di pusat London, ibu kota Inggris, demikian laporan Daily Mail.

Meski pun Inggris sedang berada di bawah ancaman teror, petugas Scotland Yard yang sedang berpatroli untuk menjamin keamanan, mengatakan, penangkapan tersebut tidak terkait teror.

BacaL Teror di Manchester, ISIS: Kami Membunuh Anak-Anak Kalian

Sedangkan BBC News, melaporkan bahwa pria itu dibekuk polisi dengan senjata kejut atau taser setelah memamerkan dua pisau di luar Istana Buckingham.

Satu polisi berusaha melumpuhkan pria itu dan merampas pisau yang dibawanya.

Pria berambut gimbal dan berusaia sekitar 50 tahun itu sempat melawan polisi, tetapi ia akhirnya tidak berkutik dan membiarkan tangannya diborgol.

Penangkapan tersebut terjadi setelah Perdana Menteri Theresa May mengatakan, polisi diberi kewenangan yang luas untuk melakukan pengamanan dan tindakan tegas pasca seranganan di Manchester Arena, Senin (22/5/2017) malam atau Selasa (23/5/2017) pagi WIB.

Baca: Simpatisan Teroris ISIS di Suriah "Rayakan" Serangan diManchester

Saat ini Inggris menerapkan level ancaman tertinggi. Terkait dengan itu ribuan tentara dan polisi dikerahkan untuk menjaga berbagai sudut kota London dan kota lainnya.

Tempat-tempat strategis dan super penting seperti Istana Buckingham, kantor Perdana Menteri Inggris di Downing Street, Istana Westminster, dan berbagai kedutaan asing juga dijaga ketat tentara. 



EditorPascal S Bin Saju

Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X