Salman Abedi, Sosok Pendiam yang Ledakkan Manchester Arena

Kompas.com - 24/05/2017, 10:54 WIB
Foto tersangka pelaku serangan Manchester, Salman Abedi yang diambil beberapa tahun silam. GuardianFoto tersangka pelaku serangan Manchester, Salman Abedi yang diambil beberapa tahun silam.
EditorErvan Hardoko

MANCHESTER, KOMPAS.com - Tersangka pelaku bom bunuh diri di Manchester yang menewaskan 22 orang, Salman Ramadan Abedi (22) ternyata sudah "cukup dikenal" aparat keamanan Inggris.

Namun, Salman Abedi bukan bagian dari sebuah investigasi aktif atau dianggap sangat berbahaya.

Aparat keamanan melihat Abedi sebagai "sosok pinggiran" seperti halnya pelaku serangan di Whitehall, Khalid Mansoor.

Baca: Pelaku Bom Bunuh Diri di Manchester, Lahir dan Besar di Kota Itu

Bahkan sebelum nama Abedi disebut sebagai pelaku serangan, komunitas keturunan Libya yang banyak tinggal di wilayah Manchester menduga-duga bahwa pelaku serangan adalah salah satu dari mereka.

Mereka menduga pelaku kemungkinan adalah salah satu anak muda yang pernah pergi ke Libya di masa revolusi 2011 yang ketika kembali pulang dalam kondisi trauma dan marah.

Namun, tak seorang pun yang menduga adalah Abedi yang lahir dan besar di Inggris, yang digambarkan sebagai sosok yang menghormati orangtua sebagai pelaku kekerasan ini.

"Salman (Abedi)? Saya sangat terkejut mendengarnya?" kata salah seorang warga komunitas Libya di Manchester.

"Dia anak pendiam, selalu menghormati orang yang lebih tua. Saudaranya, Ismail, jauh lebih terbuka, tetapi Salman sangat pendiam. Tak ada yang menduga dia pelakunya," kata pria itu.

Salman dan saudara laki-lakinya, Ismail kerap menjalankan ibadah di masjid Didsbury tempat ayah mereka Abu Ismail menjadi seorang tokoh yang amat dihargai.

"Dia (Abu Ismail) selalu mengumandangkan azan lima kali sehari. Suaranya benar-benar indah. Dan anak-anaknya membaca Al Quran di dalam hati," tambah pria itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Guardian
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X