6,6 Juta Imigran Menunggu Kesempatan Menyeberang ke Eropa

Kompas.com - 24/05/2017, 07:35 WIB
Dalam foto yang dirilis Angkatan Laut Italia ini terlihat sebuah perahu motor AL Italia membawa sejumlah imigran gelap yang diselamatkan di dekat Pulau Lampedusa, Italia pada Kamis (2/1/2014). ITALIAN NAVY / AFPDalam foto yang dirilis Angkatan Laut Italia ini terlihat sebuah perahu motor AL Italia membawa sejumlah imigran gelap yang diselamatkan di dekat Pulau Lampedusa, Italia pada Kamis (2/1/2014).
EditorErvan Hardoko

BERLIN, KOMPAS.com - Eropa pada musim panas ini berpotensi menghadapi gelombang imigran baru. Demikian peringatan dari sebuah laporan pemerintah Jerman yang bocor ke media.

Rincian laporan yang diperoleh harian terbitan Jerman, Bild, menyebut, sebanyak 6,6 juta orang menunggu di berbagai negara di sekitar Laut Tengah untuk menyeberang ke Eropa.

Dari jumlah itu terdapat 2,5 juta orang di Afrika Utara kini tengah menanti kesempatan untuk melakukan perjalanan berbahaya menuju Eropa.

Baca: Polandia dan Hongaria Tolak Terima Imigran Kuota Uni Eropa

Pemerintahan kanselir Angela Merkel belum mengomentari laporan tersebut, yang menurut Bild berstatus rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan internal pemerintah.

Muncul kekhawatiran jumlah imigran akan meningkat signifikan ketika cuaca musim panas lebih bersahabat untuk melakukan perjalanan laut.

Jumlah imigran yang menggunakan perahu untuk mencapai Eropa meningkat sejak rute darat lewat negara-negara Balkan ditutup sejak tahun lalu.

Para imigran dan pengungsi yang menanti di Afrika Utara itu termasuk warga Suriah dan Irak selain para pengungsi ekonomi dari Afrika, Timur Tengah, dan Asia.

Laporan tersebut juga memperingatkan jumlah imigran yang menanti untuk menyeberang ke Eropa bertambah 650.000 orang sejak akhir Januari, sebuah peningkatan sebanyak 12 persen.

Laporan itu melanjutkan, sebanyak 1 juta orang berada di Libia, di mana para penyelundup manusia menggunakan perahu-perahu kecil yang seringkali tak layak untuk membawa imigran ke daratan Eropa.

Halaman:


Sumber Telegraph
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X