Kompas.com - 23/05/2017, 22:33 WIB
Seorang polisi sedang mengamankan situasi usai ledakan di sekitar lokasi konser Ariana Grande di kota Manchester, Inggris, Senin (22/5/2017) malam. BBCSeorang polisi sedang mengamankan situasi usai ledakan di sekitar lokasi konser Ariana Grande di kota Manchester, Inggris, Senin (22/5/2017) malam.
EditorPascal S Bin Saju

KAIRO, KOMPAS.com – Kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) pada Selasa (23/5/2017) mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan di Manchester Arena, Senin (22/5/2017) malam, yang menewaskan 22 orang dan melukai puluhan orang lainnya.

Dalam pernyataannya layanan pesan daring Telegram, ISIS menyatakan, salah satu “prajurit” khilafah telah menanam bom di lokasi konser musik pop di Manchester Arena.

"Salah satu tentara khilafah mampu menempatkan bahan peledak dalam sebuah pertemuan Tentara Salib di kota Manchester," kata pernyataan tersebut, demikian Reuters.

Klaim tersebut muncul di saat polisi Inggris berusaha untuk mempersempit penyelidikan mereka hanya kepada satu tersangka atau tersangka tunggal – nama pelaku tidak dipublikasikan.

Baca: Simpatisan Teroris ISIS di Suriah "Rayakan" Serangan di Manchester

Negara Islam tidak memberikan rincian tentang penyerang atau bagaimana ledakan tersebut dilakukan pada Senin malam. Pernyataan ISIS itu dipantau oleh kelompok SITE.

ISIS memang sering dengan cepat mengklaim sebagai pihak yang bertangung jawab atas serangan teror di berbagai negara, namun beberapa klaim sebelumnya tidak terbukti ISIS terlibat.

Perdana Menteri Inggris Theresa May menyebut serangan mematikan di Manchester Arena sebagai "serangan teroris yang tidak berperasaan".

Di Washington, Direktur Intelijen Nasional Daniel Coats mengatakan, meskipun ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan Manchester, "kami belum memverifikasi keterkaitan itu.”

Baca: Polisi: Pelaku Serangan di Manchester Beraksi Seorang Diri

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X