Kompas.com - 23/05/2017, 22:22 WIB
EditorErvan Hardoko

Namun, aparat setempat menduga kelompok itu adalah Negara Islam Lanao atau dikenal juga dengan nama kelompok Maute yang dikabarkan mendapat dukungan ISIS.

Kelompok ini terdiri atas mantan anggota Front Pembebasan Islam Moro (MILF) dan sejumlah warga negara asing. Nama kelompok ini diambil dari nama pendirinya, Abdullah Maute.

Baca: Filipina Bunuh Tokoh Senior Abu Sayyaf

Pada Maret lalu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte meminta para wali kota di kawasan selatan Filipina untuk mengatasi masalah kelompok militan Islam.

Duterte bahkan mengancam akan memberlakukan darurat militer jika masalah itu tak bisa ditangani.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.