Kompas.com - 23/05/2017, 18:51 WIB
Seorang polisi sedang mengamankan situasi usai ledakan di sekitar lokasi konser Ariana Grande di kota Manchester, Inggris, Senin (22/5/2017) malam. BBCSeorang polisi sedang mengamankan situasi usai ledakan di sekitar lokasi konser Ariana Grande di kota Manchester, Inggris, Senin (22/5/2017) malam.
EditorPascal S Bin Saju

PARIS, KOMPAS.com – Aksi pengeboman mematikan di arena konser musik pop di kota Manchester, Inggris, yang menewaskan 22 orang, adalah serangan terbaru yang menarget kota-kota di Eropa.

Semuanya diklaim oleh kelompok Islam radikal, terutama lagi jaringan teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), kelompok yang sedang berperang melawan pemerintah Irak dan Suriah.

Polisi Inggris menyatakan yakin bahwa serangan pada Senin (22/5/2017) malam atau Selasa (23/5/2017) pagi, tepat artis penyanyi Amerika Serikat (AS) Ariana Grande mengakhiri penampilannya, dilakukan oleh pelaku tunggal.

Baca: Teror di Manchester: Apa yang Sudah Kita Ketahui Sejauh Ini

Sejauh ini belum ada pihak yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, para simpatisan ISIS di Raqqa, Suriah, dilaporkan "merayakan" serangan mematikan di Manchester itu.

Setidaknya, perayaan itu mereka lakukan secara daring (online), dengan menulis pesan yang disebar melalui jejaring internet.

Fakta ini diungkapkan oleh sebuah kelompok intelijen SITE, yang berkedudukan di AS, seperti dikutip Associated Press, Selasa (23/5/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semoga mereka merasakan apa yang dialami orang-orang lemah di Mosul dan Raqqa, yang kerap diserang dan dibom," demikian kalimat yang dikutip SITE.

Baca: Jumlah Korban Ledakan di Manchester Kian Bertambah, 22 Tewas

Kantor berita Perancis, Agence France Presse (AFP) menurunkan laporan tentang beberapa serangan besar di Eropa, sebelum serangan mematikan di Manchester.

Belgia

Pada 22 Maret 2016, bom bunuh diri yang diklaim oleh ISIS menewaskan 32 orang dan melukai 230 lainnya di Bandara Zaventem dan stasiun metro Maelbeek, Brussels, Belgia. Dua lokasi itu dekat dengan markas besar Uni Eropa.

Serangan tersebut dilakukan oleh sel ISIS yang juga bertanggung jawab atas pembantaian mematikan di Paris, Perancis pada November 2015.

Baca: Simpatisan Teroris ISIS di Suriah "Rayakan" Serangan di Manchester

Inggris

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X